Gempa Kuat Mengguncang Ibu Kota Peru

Gempa di Lima - Peru
Gempa di Lima - Peru

Lima | EGINDO.co – Gempa kuat mengguncang Lima dan wilayah pesisir tengah Peru Selasa malam (22 Juni), tanpa laporan segera mengenai korban atau kerusakan.

Pusat Seismologi Peru mengatakan itu berkekuatan 6, sedangkan Survei Geologi AS yang memantau gempa bumi di seluruh dunia mematoknya berkekuatan 5,8.

Gempa terjadi pada pukul 21.54 waktu setempat (0254 GMT Rabu), dengan pusat gempa 33 km barat daya Mala – sekitar 100 km selatan Lima – dan pada kedalaman 32 km, kata Pusat Seismologi.

Kerumunan penduduk di Lima – rumah bagi 9,7 juta orang, hampir sepertiga penduduk Peru – membanjiri jalan-jalan kota ketika gempa melanda.

Pemantau Peru mengatakan tidak ada risiko tsunami.

“Itu adalah salah satu gempa bumi terkuat yang telah dirasakan di Lima dalam beberapa tahun terakhir,” kata Hernando Tavera, kepala Institut Geofisika Peru.

“Itu adalah gempa dengan kekuatan yang signifikan, kami memperkirakan gempa susulan,” tambahnya.

Walikota Mala Sonia Ramos mengatakan kepada radio RPP bahwa pejabat kota sedang memeriksa kerusakan dan korban. Saluran telepon terputus sementara ke kota berpenduduk 32.000 jiwa itu.

“Orang-orang keluar di jalan, ada laporan orang pingsan karena syok,” kata Ramos.

Di Lima, beberapa batu jatuh dari tebing setinggi 80m di sepanjang Costa Verde, di mana jalan yang sibuk di bawahnya memeluk pantai kota, menurut televisi lokal.

Peru diguncang oleh lusinan gempa bumi dengan kekuatan yang berbeda setiap tahun karena terletak di cincin api Pasifik, wilayah yang sangat aktif secara seismik di mana lempeng tektonik bumi bertabrakan.

Di Amerika, cincin itu membentang di sepanjang garis pantai Pasifik, dari Alaska hingga Chili selatan.

Ketegangan sudah memuncak di Peru saat negara itu menunggu hasil pemilihan presiden 6 Juni, di mana kemenangan tipis Pedro Castillo dari sayap kiri ditantang oleh populis sayap kanan Keiko Fujimori.
Sumber : CNA/SL