Medan | EGINDO.co – Akibat Gempa Bumi yang terjadi dinihari Sabtu (1/10/2022) di Tarutung kabupaten Tapanuli Utara (Taput), seratusan rumah warga, sejumlah fasilitas umum (Fasum) rusak dan puluhan orang terluka.
EGINDO.co mengutip data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara dan Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Utara, mencatat ada seratusan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,0 SR yang terjadi Sabtu dini hari tadi. Kemudian ada sejumlah fasilitas kesehatan, rumah ibadah dan pendidikan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tapanuli Utara, Bahal Simanjuntak menjelaskan perihal kerusakan fisik dan rekapitulasi korban akibat gempa bumi yang terjadi.
Dijelaskan tentang perihal rekapitulasi korban jiwa dan luka-luka akibat gempa tersebut. Untuk Rekapitulasi korban jiwa, orang yang alami luka-luka dirawat di RSUD Tarutung ada 25 orang dan meninggal dunia 1 orang.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gempa bumi dengan kekuatan 6,0 skala richter mengakibatkan sejumlah kerusakan di kawasan Tapanuli Utara. Gempa bumi pada Hari Sabtu (1/10/2022) pukul 02.28.41 WIB, wilayah Tapanuli Utara diguncang gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,8. Gempa ada pada kedalaman 10 kilometer. Titik gempa ada pada koordinat 2,05 lintang utara dan 98,99 bujur timur. Gempa tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Pusat gempa berada di darat 15 km barat laut Tapanuli Utara.
Gempa bumi di Tarutung itu juga Kabupaten Tapanuli Utara dirasakan masyarakat di kota Sibolga. Warga kota Sibolga di Kabupaten Tapanuli Tengah di pesisir pantai barat Sumatera Utara (Sumut) sempat dikejutkan dengan guncangan gempa. Hal yang sama juga dirasakan warga di kabupatena Toba dan kabupaten Samosir serta warga di Kabupaten Humbang Hasundutan.@
Bs/timEGINDO.co