Jakarta | EGINDO.co – Gempa berkekuatan 6,0 melanda pantai pulau Jawa di Indonesia Sabtu (10 April), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), tetapi tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
Gempa terjadi di kedalaman 82 km, sekitar 45 km barat daya kota Malang di Jawa Timur.
Belum ada laporan tentang korban jiwa, tetapi gempa mengguncang Malang, kota berpenduduk beberapa juta orang.
“Itu cukup kuat dan berlangsung lama,” kata penduduk Ida Magfiroh kepada AFP.
“Semuanya bergoyang.”
Beberapa pengguna media sosial di Indonesia mengatakan gempa tersebut dirasakan di beberapa kota seperti Pacitan, Blitar dan Malang serta pulau peristirahatan Bali.
Bagyo Setiyono, seorang petugas bencana yang berbasis di Malang, mengatakan kepada Reuters melalui telepon petugas sedang memeriksa potensi kerusakan dari gempa tersebut.
Indonesia sering mengalami aktivitas seismik dan vulkanik karena posisinya di Cincin Api Pasifik, tempat bertabrakannya lempeng tektonik.
Pada 2018, gempa berkekuatan 7,5 skala Richter dan tsunami susulan di Palu di pulau Sulawesi menyebabkan lebih dari 4.300 orang tewas atau hilang.
Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 skala Richter yang menghancurkan melanda pantai Sumatera dan memicu tsunami yang menewaskan 220.000 di seluruh wilayah, termasuk sekitar 170.000 di Indonesia.
Itu adalah salah satu bencana alam paling mematikan dalam sejarah yang tercatat.
Sumber : CNA/SL