Gazprom Pasok Gas Tambahan Ke Hongaria Dan China Tahun Ini

Gazprom - Rusia
Gazprom - Rusia

Moskow | EGINDO.co – Gazprom Rusia akan memasok gas tambahan ke Hongaria selama musim dingin mendatang dan juga akan memberi Tiongkok tambahan 600 juta meter kubik tahun ini di luar kewajiban kontrak, kantor berita TASS mengutip pernyataan bos Gazprom, Alexei Miller.

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan para pemimpin kedua negara selama perjalanan ke Tiongkok pekan lalu dan Miller termasuk di antara para pemimpin bisnis yang menemaninya dalam perjalanan tersebut.

Gazprom berupaya mengkompensasi hilangnya sebagian besar pasarnya di Eropa sejak dimulainya perang Rusia di Ukraina, yang sebagian besar disebabkan oleh ledakan yang merusak jaringan pipa Nord Stream di bawah Laut Baltik tahun lalu. Investigasi belum menentukan siapa yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Invasi Ukraina Menjadi Tanda Tanya Atas Kontrak UEFA Gazprom

Hongaria adalah satu-satunya anggota Uni Eropa yang pemimpinnya, Perdana Menteri Viktor Orban, mempertahankan hubungan persahabatan dengan Putin sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022. Hongaria juga merupakan anggota NATO.

Orban mengatakan kepada Putin ketika mereka bertemu di Beijing pada Selasa (17 Oktober) bahwa Hongaria tidak pernah ingin menentang Rusia dan berusaha menyelamatkan kontak bilateral. Duta Besar AS untuk Hongaria mengatakan keputusan Orban untuk melanjutkan pertemuan itu “mengganggu”. Perdana Menteri Estonia mengatakan foto mereka berjabat tangan “sangat, sangat tidak menyenangkan”.

Hongaria dipandang sebagai lawan potensial utama terhadap keputusan yang akan diambil pada bulan Desember mengenai apakah akan membuka perundingan aksesi UE dengan Ukraina, yang memerlukan dukungan bulat dari 27 anggota blok tersebut.

Baca Juga :  Setelah Tujuh Tahun, Brazil Tutup Anti Korupsi Car Wash

Uni Eropa secara keseluruhan telah mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia sebagai respons terhadap perang di Ukraina. Namun TASS mengutip pernyataan Miller dari Gazprom dalam sebuah wawancara TV bahwa tambahan pasokan gas ke Hongaria tahun ini mencapai 1,3 miliar meter kubik.

“Dan kami mempunyai kesepakatan bahwa kami akan memasok volume tambahan secara berkelanjutan pada musim dingin mendatang,” katanya.

Miller mengatakan permintaan harian dari Tiongkok juga berada di atas level kontrak.

Apalagi, ini sudah kami lakukan selama beberapa tahun. Tahun ini, saya kira (tambahannya) bisa mencapai 600 juta meter kubik gas,” ujarnya.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :