Gabema Upa-Upa Arif Rahmansyah Jadi Stafsus Wakil Presiden

DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga bersama Arif Rahmansyah Marbun
DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga bersama Arif Rahmansyah Marbun

Medan | EGINDO.co – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga “Mangupa Upa” Arif Rahmansyah Marbun. DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga beserta para perantau asal Tapanuli Tengah dan Sibolga mangupa-upa Arif Rahmansyah Marbun atas pengangkatannya sebagai Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI.

Penjabat Ketua Umum DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga Masriadi Pasaribu menjelaskan Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga mengharapkan peran Arif Rahmansyah Marbun semakin berkontribusi untuk percepatan pembangunan Tapanuli Tengah – Sibolga, terutama Barus “kota batuah” sebagai pintu masuk Islam di Nusantara sejak abad ke-7 yang dikenal dengan kota tua Barus.

Acara upa-upa dilakukan bersama Ketua Umum DPP Gabema, Masriadi Pasaribu, Sekretaris Jenderal Masnur Pohan, Bendahara Umum Hendry Kurniawan dan pengurus lainnya serta para perantau asal Tapanuli Tengah – Sibolga.

Disebutkan acara mangupa-upa putera Sibolga tersebut sebagai ungkapan doa beriring nasihat yang mana Arif Rahmansyah Marbun dimana selain sebagai Staf Khusus Wakil Presiden, Arif memangku sejumlah jabatan seperti Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rais Aam Forum Santri Nusantara (FSN) dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI).

Baca Juga :  Ekspor Sumbar Capai 212,08 Juta Dolar Amerika Januari 2021

Menurut Masriadi Pasaribu acara mangupa-upa dipilih karena merupakan kekayaan tradisi yang membudaya pada masyarakat pesisir Tapanuli Tengah Sibolga yang masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat berasal dari Tapanuli Tengah Sibolga, Sumatera Utara. “Melalui tradisi mangupa-upa terkandung makna bahwa masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga, sanak saudara, dan keluarga besar mengirimkan doa agar Arif sukses mengemban amanah,” kata Masriadi Pasaribu.

Acara mangupa-upa Arif terselenggara sederhana sembari menikmati kuliner khas Timur Tengah di Aljazeerah Restaurant & Function Hall Jalan Cipinang Cempedak I No 29, Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Selasa (13/12/2022) lalu.

Dalam acara tersebut, sesepuh Gabema, Tapanuli Tengah – Sibolga yang juga profesor pemikiran Islam pada Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Muhammad Yunan Yusuf, memberikan petuah.

Baca Juga :  China Setuju Pabrik Patungan Kendaraan Listrik Audi-FAW

Diingatkannya, Barus sebagai pintu masuk Islam di Nusantara sejak abad ke-7. Buktinya ialah di atas bukit seluas 3 hektar terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Satu nisan dalam kompleks Makam Mahligai itu bertanggal 48 Hijriyah atau 661 Masehi.

Karena itu kata Muhammad Yunan Yusuf, pada 25 Maret 2017 lalu, Presiden Jokowi meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara di pinggir pantai Barus. “Kita sebagai perantau asal Tapanuli Tengah dan Sibolga memiliki tugas mengangkat ‘batang tarandam’ Barus ‘kota batuah’. Selamat kepada ananda Arif. Semoga sukses mengemban amanah,” kata lelaki kelahiran Pasar Sorkam, Tapanuli Tengah, yang juga Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barus.

Baca Juga :  China, Filipina Setuju Menangani Perselisihan Secara Damai

Sementara itu pada acara tersebut, Arif Rahmansyah Marbun mengucapkan terimakasih atas dukungan beserta doa keluarga besar Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga. “Terimakasih atas dukungan keluarga besar Gabema. Doakan saya agar amanah dalam tugas ini,” kata Arif.

Prosesi syukuran atau selamatan, kedua orangtua Arif Rahmansyah Marbun, yakni Syahril Alil Marbun dan Nurmala Tanjung, turut serta mendampingi Arif.

Sementara itu dari Keluarga besar Hikma Fansuri Barus, dari Yayasan Badan Warisan Soematra (YBWS), dari Pengajian Masyarakat Sibolga dan Sekitarnya (PMSS), Sibolga – Tapanuli Tengah Bersatu (STTB), dari Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), dari Pengurus Pusat Perkumpulan Batak Muslim juga memberikan dukungan beserta doa kepada [email protected]

Rel/fd/TimEGINDO.co

 

Bagikan :