Jakarta | EGINDO.com  – Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai posisi Indonesia di Presidensi G20 menjadi periode paling krusial dalam proses pemulihan ekonomi dunia.
Hal ini mengingat pandemi Covid-19 masih menyelimuti dunia dan memberikan ketidakpastian terkait pemulihan pada 2022.
“Presidensi G20 Indonesia akan fokus pada tiga topik utama,” ujarnya dalam laporan riset terbarunya, Jumat (10/12/2021).
Nico menjelaskan, fokus pertama adalah arsitektur kesehatan global, yaitu sebuah upaya Indonesia memperkuat dan menyusun kembali tata kelola dan arsitektur kesehatan global pasca pandemi.
Satu di antaranya mendorong Asia Tenggara (ASEAN), terutama Indonesia menjadi transfer hub untuk pengembangan dan produksi vaksin.
“Kedua, transformasi berbasis digital. Topik ini menjadi satu di antara fokus utama dalam rangka membuat nilai-nilai ekonomi melalui teknologi digital, serta mendorong digitalisasi sektor-sektor yang menjadi mesin pertumbuhan baru,” katanya.
Ketiga, lanjut Nico, yakni transisi energi dengan memperluas akses terhadap teknologi menuju energi bersih dan terjangkau.
“Selain itu, pembiayaan untuk mempercepat transisi menuju energi lebih berkelanjutan,” pungkasnya.
Sumber: Tribunnews/Sn