FTS dan DNU, Dua Hari “Employee Gathering” di Pulau Tidung

GANTI suasana memberikan arti tersendiri bagi setiap orang
Ganti suasana memberikan arti tersendiri

Catatan: Fadmin Malau

GANTI suasana memberikan arti tersendiri bagi setiap orang, setiap kelompok, setiap komunitas. Suasana rutinitas kepada suasana yang tidak biasa, tentu berganti lokasi. Hal itu dilakukan pimpinan, staff dan karyawan Firma Total Solution (FTS) dan Dekarbon Nusantara Unggul (DNU) dengan melakukan “Employee Gathering” selama dua hari di Pulau Tidung di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Tempat wisata yang dikunjungi Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Pasalnya karena fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap, mulai dari tempat makan, penginapan, moda transportasi, beragam aktivitas seru, sehingga program berada di luar kantor memberikan nuansa baru maka berlibur di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.

Pertama Pulau Tidung kecil bisa menemukan vegetasi hutan mangrove yang dikelola pemerintah setempat dimana tentang jenis tanaman bakau yang digunakan sebagai penyeimbang ekosistem di Pulau Tidung. Selain itu memiliki kesempatan untuk menjelajahi keindahan alam bawah laut Pulau Tidung melalui snorkeling atau menyelam, menikmati kehangatan pasir putih di pantai, dan menikmati kuliner lezat berupa hidangan seafood segar.

Pasha Ungu calon anggota legislatif  Pemilu 2024 sedang berada di dermaga Marina Ancol dengan seorang personil FTS

Selama 2 hari 1 malam karyawan Firma Total Solution dan Dekarbon Nusantara Unggul menjelajahi dunia indah Pulau Tidung dan memikat dengan keindahan alam yang menakjubkan. Memang Pulau Tidung terletak di Kepulauan Seribu, Indonesia itu menawarkan pemandangan alam yang spektakuler. Kondisi air laut yang jernih dan terumbu karang yang memukau menjadikan Pulau Tidung tempat yang sempurna untuk bersantai, berenang, menyelam dan menikmati keindahan alam.

Baca Juga :  Menkes: Vaksin Covid-19 Tidak Diperlukan Jika Status Endemi

Kru FTS dan DNU mencapai Pulau Tidung dengan menaiki kapal dari Marina Ancol, Jakarta. Ketika di dermaga Marina Ancol suasana lain dari biasanya dirasakan para karyawan FTS dan DNU dengan masyarakat yang juga ingin berlibur ke Kepulauan Seribu dan urusan lain seperti kala itu musisi Pasha Ungu calon anggota legislatif (pileg) di Pemilu 2024 sedang berada di dermaga Marina Ancol dengan agenda ke Kepulauan Seribu untuk kampanye dan bergabung dengan orang orang yang ada di dermaga termasuk personil dan FTS dan DNU.

Pasha Ungu siap bertarung di Pemilu 2024. Vokalis Band Ungu berusia 43 tahun itu siap maju menjadi caleg daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta, yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu. “Sekarang mulai kampanye dan menemui masyarakat dari daerah pemilihan, termasuk Kabupaten Kepuluan Seribu,” kata Pasha Ungu dengan nama asli Sigit Purnomo Said hari itu turut berlayar ke Kepuluan Seribu.

Suasana kampanye sangat terasa di Pulau Tidung dengan banyaknya Alat Peraga Kampanye

Suasana kampanye sangat terasa di Pulau Tidung dengan banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpampang di jalan jalan khas Pulau Tidung, jalan berukuran lebar hanya tiga meter. Hal yang biasa karena dalam suasana kampanye. Namun, suasana Pulau Tidung yang menawarkan beragam aktivitas menarik, tetap ada. Misalnya snorkeling untuk mengeksplorasi keindahan terumbu karang, menyelam untuk melihat kehidupan laut yang menakjubkan, mengunjungi jembatan cinta yang terkenal untuk menikmati pemandangan yang indah, atau hanya bersantai di pantai sambil menikmati matahari.

Baca Juga :  Pengguna Kenderaan Mengeluh, BBM Pertalite Boros Pemakaian

Begitu juga dengan keindahan alam yang serupa dengan Pantai Tidung dan Jembatan Cinta di Pulau Tidung menjadi daya tarik utama yang menarik banyak wisatawan. Jembatan yang memiliki pemandangan yang menakjubkan dengan air laut yang jernih dan terumbu karang yang indah di sekitarnya menjadi lokasi kru FTS dan DNU berfoto ria. Jembatan Cinta memang memiliki makna romantis, sehingga sering dijadikan tempat untuk berfoto prewedding atau mengabadikan momen bersama pasangan.

Kru FTS dan DNU ketika di dermaga Marina Ancol dengan suasana lain dari biasanya

Disamping itu juga melakukan aktivitas berkeliling pulau dengan sepeda atau bersepeda santai di sepanjang jalan yang mengelilingi pulau, menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler untuk merasakan kehidupan pulau yang autentik. Aktivitas snorkeling atau menyelam di Pulau Tidung memiliki batasan waktu, terutama saat menggunakan jasa penyedia tur atau perusahaan penyelaman dengan tujuan untuk menjaga kelestarian terumbu karang dan memastikan keselamatan wisatawan. Untuk itu yang terbaik mengikuti aturan dan petunjuk yang diberikan oleh pemandu atau penyelam profesional.

Baca Juga :  Puluhan Perusahaan Sawit Telah Dapat Izin Ekspor CPO

Pulau Tidung umumnya aman untuk dikunjungi oleh wisatawan akan tetapi harus tetap waspada dan perlu menjadi perhatian bahwa Pulau Tidung memiliki fasilitas kesehatan yang terbatas. Pulau Tidung memiliki pusat kesehatan atau pos kesehatan yang dapat memberikan perawatan dasar. Untuk itu perlu menjaga kesehatan secara khusus ketika berkunjung ke Pulau Tidung. Pada dasarnya Pulau Tidung dapat dikunjungi setiap bulan atau sepanjang tahun. Namun, musim kemarau antara bulan  April hingga bulan Oktober sering dianggap sebagai waktu terbaik karena cuaca yang cerah dan air laut yang lebih tenang. Namun, pada musim liburan atau akhir pekan akan lebih ramai dikunjungi.

Genap selama 2 hari 1 malam kru FTS dan DNU di Pulau Tidung yang dipilih menjadi tempat berwisata dengan cerita tentang Jembatan Cinta yang menyambut kedatangan para wisatawan ke Pulau Tidung. Melihat tentang masyarakat Pulau Tidung, antara berdagang, menjadi Nelayan dan pelaku Wisata. Mencari tahu mengapa bernama pulau Tidung dan ternyata daerah asal dari seorang Raja sehingga ada “misteri” Pulau Tidung. Akhirnya karyawan FTS dan karyawan DNU selama dua hari satu malam “Employee Gathering” di Pulau Tidung. (SELESAI)

 ***

Bagikan :