Finlandia Tutup Perbatasan 2 Minggu, Hentikan Pencari Suaka

Perbatasan Finlandia dengan Rusia
Perbatasan Finlandia dengan Rusia

Helsinki | EGINDO.co – Finlandia akan menutup seluruh perbatasannya dengan Rusia bagi para pelancong selama dua minggu ke depan dalam upaya menghentikan arus besar pencari suaka ke negara Nordik tersebut, yang menurut pemerintah dan sekutunya merupakan langkah yang diatur oleh Moskow.

Finlandia pekan lalu menutup semua kecuali satu pos perbatasannya bagi pelancong dari Rusia, dan hanya membuka pos penyeberangan paling utara yang terletak di Arktik. Namun kini tempat tersebut juga akan ditutup, kata pemerintah pada Selasa (28 November).

Sekitar 900 pencari suaka dari negara-negara termasuk Kenya, Maroko, Pakistan, Somalia, Suriah dan Yaman memasuki Finlandia dari Rusia pada bulan November, meningkat dari kurang dari satu pencari suaka per hari sebelumnya, menurut Penjaga Perbatasan Finlandia.

Baca Juga :  Ukraina Harap Gencatan Senjata, Putin Tak Siap Akhiri Perang

Keputusan untuk menutup delapan perlintasan perbatasan berarti hanya kereta kargo yang dapat melintas antara kedua negara, kata Penjaga Perbatasan Finlandia.

Helsinki mengatakan Moskow mengirim warganya ke perbatasan sebagai pembalasan atas keputusan Moskow untuk meningkatkan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat, tuduhan yang dibantah Kremlin. Finlandia membuat marah Rusia awal tahun ini ketika negara itu bergabung dengan NATO, mengakhiri ketidak-blokkan militer selama beberapa dekade akibat perang di Ukraina.

“Ini adalah operasi pengaruh Rusia dan kami tidak menerimanya,” kata Perdana Menteri Petteri Orpo pada konferensi pers.

Pada hari Senin dia mengatakan negaranya memiliki informasi intelijen tentang pihak berwenang Rusia yang membantu para pencari suaka dan meskipun perbatasan Finlandia ditutup, masih ada lebih banyak orang yang menuju Finlandia di Rusia.

Baca Juga :  Di Front Timur Kyiv, Ukraina Menahan Tank Rusia

Pada hari Senin, hanya tiga pencari suaka yang tiba di Finlandia melalui stasiun terpencil Raja-Jooseppi, pos perbatasan terakhir yang dibuka, dan pada hari Selasa tidak ada pendatang.

Stasiun perbatasan akan tetap buka pada hari Rabu sebelum ditutup hingga 13 Desember, kata pemerintah.

Ombudsman Finlandia untuk non-diskriminasi pekan lalu mengatakan lokasi Raja-Jooseppi yang terpencil memicu kekhawatiran bahwa Helsinki membahayakan hak untuk mencari suaka.

Suaka masih dapat dicari oleh para pelancong yang datang dengan kapal dan udara, kata pemerintah Finlandia pada hari Selasa.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :