Finlandia Janjikan Bantuan 400 Juta Euro Ke Ukraina

Finlandia bantu Ukraina
Finlandia bantu Ukraina

Helsinki | EGINDO.co – Finlandia mengumumkan pada hari Jumat (20 Januari) sumbangan baru peralatan pertahanan senilai lebih dari 400 juta euro (US$434 juta) untuk Ukraina, tidak termasuk tank berat Leopard 2 yang katanya juga dapat dikirim jika ada kesepakatan dengan sekutu.

Sumbangan baru itu akan melipatgandakan nilai total bantuan pertahanan Finlandia ke Ukraina, sehingga totalnya sejauh ini menjadi 590 juta euro, kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan.

Miika Pynnonen, penasihat khusus menteri pertahanan Finlandia, mengatakan keputusan untuk menyumbangkan tank Leopard 2, yang dimiliki Finlandia sekitar 200 unit, akan diambil secara terpisah, menyusul diskusi dengan sekutu di pangkalan udara Ramstein di Jerman.

“Saya hanya bisa mengatakan bahwa paket ini tidak termasuk tank Leopard. Itu terdiri dari persenjataan berat dan amunisi,” kata Pynnonen kepada Reuters.

Baca Juga :  Indah Kiat, 52% Produk Ekspor, 48% Untuk Penuhi Pasar Lokal

Finlandia sebelumnya mengindikasikan dapat mengirim tank Leopard buatan Jerman jika ada kesepakatan di antara sekutu.

Donasi paket bantuan terbaru dimungkinkan dengan bantuan negara tetangga Swedia, yang setuju untuk membantu Finlandia dengan cepat mengganti peralatan yang disumbangkan jika terjadi krisis. Dua negara Nordik yang secara historis netral secara bersamaan melamar untuk bergabung dengan NATO, aliansi militer Barat Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO).

Menteri pertahanan Finlandia dan Swedia akan menandatangani Pernyataan Niat (SoI) tentang dukungan untuk Ukraina di Ramstein hari ini, kata kementerian Finlandia.

Di bawah perjanjian itu “Finlandia memasok material pertahanan ke Ukraina, dan Swedia menyatakan kesiapannya untuk mendukung Finlandia jika diperlukan,” katanya.

Baca Juga :  Kemlu: Belum Mendesak Evakuasi WNI Dari Myanmar

Menteri Pertahanan Swedia, Pal Jonson, mengatakan kedua negara “adalah sekutu terdekat satu sama lain dan surat niat hari ini menunjukkan bahwa tidak ada batasan yang telah ditentukan sebelumnya tentang bagaimana kerja sama ini dapat berkembang”.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :