Manila | EGINDO.co – Filipina yang miskin minyak akan beralih ke minggu kerja empat hari karena harga bahan bakar diperkirakan akan melonjak di tengah perang Iran, kata Presiden Ferdinand Marcos pada hari Jumat (6 Maret).
Marcos mengumumkan peralihan tersebut, yang akan dimulai di semua kantor pemerintah pada hari Senin, di antara langkah-langkah yang bertujuan untuk mengurangi dampak ekonomi dari konflik bersenjata yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Ia memperingatkan penutupan efektif Selat Hormuz, yang dilalui seperlima pasokan minyak dunia, akan meningkatkan harga bahan bakar lokal minggu depan sebesar 7,48 peso per liter untuk bensin, 17,28 peso untuk solar, dan 32,35 peso untuk minyak tanah (13-55 sen AS).
“Kita adalah korban perang yang bukan pilihan kita,” kata Marcos dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa tidak pasti kapan perang itu akan berakhir.
“Tetapi kita mengendalikan bagaimana kita akan melindungi rakyat Filipina.”
Filipina mengimpor sebagian besar minyak mentahnya dari Timur Tengah dan masih bergantung pada pembangkit listrik berbahan bakar minyak untuk menghasilkan listrik.
Perang juga mengancam keselamatan dan keamanan pekerjaan lebih dari dua juta warga Filipina yang bekerja di Timur Tengah.
Marcos juga memerintahkan semua instansi pemerintah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan listrik sebesar 10-20 persen, melarang studi banding dan kegiatan membangun tim pemerintah, serta “pertemuan yang dapat dilakukan secara daring”.
Ia mendesak Kongres untuk memberinya wewenang untuk mengurangi pajak cukai produk minyak bumi jika harga minyak mentah melampaui US$80 per barel, serta untuk mengubah undang-undang biofuel sehingga bioetanol yang lebih murah dapat digunakan untuk dicampur dengan produk minyak bumi.
Pemerintah juga akan memberikan subsidi bahan bakar dan transfer tunai kepada sektor-sektor yang terkena dampak, katanya tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Marcos mengatakan bahwa sistem kerja empat hari seminggu akan bersifat “sementara” tetapi tidak memberikan tanggal berakhirnya.
Petugas layanan garda depan, polisi, dan pemadam kebakaran dikecualikan dari sistem kerja empat hari seminggu, tambahnya.
Sumber : CNA/SL