Etape Ketiga Vuelta Dihentikan Akibat Badai Es di Pyrenees

Etape Ketiga Vuelta Dihentikan Akibat Badai Es
Etape Ketiga Vuelta Dihentikan Akibat Badai Es

Paris | EGINDO.co – Badai hujan es yang sangat deras di wilayah Pyrenees, Prancis, memaksa pembatalan etape ketiga Vuelta a Espana pada hari Senin.

Saat balapan menyisakan 15 km (9,32 mil) dari rute sepanjang 174 km yang membentang dari Gruissan ke Font-Romeu, langit mendadak gelap ketika rombongan pembalap (*peloton*) mendekati puncak Col de Mont-Louis; butiran es berukuran besar mulai menghantam aspal dan menerpa para pembalap.

Mats Wenzel (Kern Pharma) dan Lorenzo Fortunato (XDS Astana) saat itu unggul 25 detik di depan rombongan utama ketika cuaca buruk mengacaukan jalannya lomba, dan pemimpin klasemen sekaligus pembalap favorit, Tadej Pogacar, terlihat memberi isyarat kepada rombongan untuk menepi dan keluar dari lintasan.

Para pembalap yang tampak kewalahan dan basah kuyup kemudian terlihat turun dari sepeda mereka dan bergegas masuk ke sebuah hotel untuk mencari perlindungan.

Tak lama kemudian, penyelenggara lomba ASO mengumumkan bahwa etape tersebut tidak akan dilanjutkan, meninggalkan para penggemar dengan rasa kecewa di garis finis yang telah tertutup lapisan es tebal.

Pogacar asal Slovenia (UAE Emirates-XRG) tetap mempertahankan keunggulan keseluruhan dengan selisih sembilan detik atas Wout van Aert dari Belgia (Visma-Lease a Bike), sementara Matt Brennan dari Inggris tertinggal 10 detik di posisi berikutnya.

Sebelumnya, cuaca terasa hangat dan cerah di jalur datar menuju tanjakan finis pegunungan tanpa ada tanda-tanda kekacauan yang akan terjadi, sementara sebuah kelompok pelarian yang terdiri dari lima pembalap memimpin di depan.

Pogacar, yang berambisi melengkapi koleksi gelar Grand Tour-nya dengan memenangkan Vuelta untuk pertama kalinya, senantiasa berada di barisan depan rombongan utama sementara timnya mengatur ritme balapan.

Sayangnya, upaya yang dinanti-nantikan untuk meraih kemenangan etape tersebut harus kandas akibat cuaca buruk, yang berujung pada akhir balapan yang antiklimaks.

Namun, ia akan kembali memiliki kesempatan untuk membuktikan keunggulannya pada hari Selasa, saat etape keempat menyuguhkan tiga tanjakan kategori satu dalam rute yang dimulai dan berakhir di Andorra la Vella.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top