Jakarta | EGINDO.com – Emiten holding jasa keuangan Grup Sinarmas, PT Sinar Mas Multiartha Tbk, (SMMA), memperkuat portofolio bisnisnya dengan mengakuisisi saham di PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia.
EGINDO.com mengutip dari berdasarkan keterbukaan informasi, dimana transaksi berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 kemarin. Dalam keterbukaan informasi itu SMMA membeli 221 lembar saham atau setara 2% dari total modal ditempatkan dan disetor Asuransi Generali, yang sebelumnya dimiliki oleh PT Puncak Nusantara. Total nilai transaksi pengambilalihan yaitu Rp22,1 miliar.
Menurut Direktur Utama SMMA, Burhanuddin Abdullah bahwa tTransaksi atas pembelian saham tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi. Disebutkan bahwa nilai transaksi tidak melampaui batas yang ditetapkan regulator mengenai transaksi material, karena “jumlah transaksi penjualan saham tidak melebihi 20 % dari ekuitas perusahaan.
Setelah transaksi, struktur kepemilikan PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia mengalami perubahan minor. SMMA kini menggantikan posisi PT Puncak Nusantara dengan kepemilikan 2%, sementara Generali Asia N.V tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 98%.
Dijelaskan Burhanuddin bahwa transaksi tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta penting terhadap perseroan baik berupa dampak terhadap kegiatan operasional, dampak terhadap kondisi keuangan dan proyeksi keuangan, dampak hukum maupun dampak terhadap kelangsungan usaha perseroan.
Sementara itu menurut data yang diperoleh menyebutkan mayoritas saham SMMA saat ini berada di bawah kendali PT Sinar Mas Cakrawala dengan kepemilikan 48,93%. Sejumlah institusi yang juga memegang saham emiten ini termasuk Asia Investment Banking 4,05%, PT Dian Ciptamas Agung 3,97%, Asia Merchant Bank Limited 2,76%, dan Investures Capital Pte. Ltd. 1,20%. Sejak awal 2026, harga saham SMMA naik 12,52% ke level Rp15.500 per lembar. Sementara dalam sebulan terakhir, harga sahamnya telah melonjak hingga 15,24%.@
Bs/fd/timEGINDO.com