Ekspor Kopi Sumut Senilai Rp 24 Miliar ke AS, Mendag: Luar Biasa

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan pelepasan ekspor kopi green bean produksi PT Ujang Jaya International sebanyak 10 kontainer senilai 1,48 juta dolar AS dengan tujuan Amerika Serikat (AS), di Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (1/7/2024).
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan pelepasan ekspor kopi green bean produksi PT Ujang Jaya International sebanyak 10 kontainer senilai 1,48 juta dolar AS dengan tujuan Amerika Serikat (AS), di Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (1/7/2024).

Jakarta|EGINDO.co Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah melepas ekspor kopi biji hijau (green bean) asal Sumatera Utara senilai 1,48 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 24,2 miliar (dengan kurs Rp 16.385) ke AS. Pelepasan ekspor ini dilakukan di Deli Serdang, Sumatera Utara, oleh PT Ujang Jaya International, perusahaan yang telah mengekspor kopi jenis arabika dan robusta ke berbagai negara sejak tahun 2004.

Dalam pernyataannya, Zulkifli Hasan, yang sering disapa Zulhas, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan ekspor, terutama dalam konteks surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung selama 49 bulan berturut-turut. Zulhas mencatat bahwa selama periode 2019-2023, tren ekspor kopi Indonesia menunjukkan peningkatan sebesar 4,46 persen.

Baca Juga :  Pemerintah Beri Relaksasi Pelunasan Pita Cukai 90 Hari

Amerika Serikat menempati posisi pertama sebagai tujuan utama ekspor produk kopi Indonesia, dengan nilai mencapai 215,96 juta dolar AS atau sekitar 23,24 persen dari total ekspor kopi Indonesia. Namun, Zulhas juga mengakui bahwa pesaing utama Indonesia di pasar kopi AS berasal dari Amerika Latin, khususnya Kolombia, yang memiliki merek kopi yang dikelola oleh koperasi dan didukung oleh pemerintah mereka.

Zulhas menekankan pentingnya peningkatan kualitas kopi Indonesia, mengingat kesadaran masyarakat akan konsumsi kopi organik semakin meningkat. “Kualitas kopi harus dijaga, termasuk dalam proses pengemasan dan pengeringan. Oleh karena itu, saya mendukung penuh keberadaan koperasi dan sistem resi gudang karena kerja sama adalah kunci kesuksesan,” ujarnya.

Baca Juga :  Permintaan Luar Biasa Untuk Jersey Adidas Argentina

Zulhas juga memberikan apresiasi kepada PT Ujang Jaya International yang terus berupaya meningkatkan ekspor produk kopi Indonesia ke pasar global, meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat.

Pada periode Januari-April 2024, ekspor produk kopi Indonesia mencapai 283,3 juta dolar AS, naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 236,08 juta dolar AS. Pada tahun 2023, total ekspor kopi Indonesia ke dunia tercatat sebesar 929,13 juta dolar AS.

Sumber: Tribunnews.com/Sn

Bagikan :
Scroll to Top