Moskow | EGINDO.co – Azerbaijan berencana untuk sedikit meningkatkan ekspor gas alamnya ke Eropa tahun depan, kata presiden negara itu seperti dikutip pada hari Sabtu, saat Brussel berupaya mengganti pasokan energi yang turun dari Rusia.
Presiden Ilham Aliyev mengatakan ekspor gas negaranya ke Eropa akan meningkat “setidaknya” menjadi 11,6 miliar meter kubik (bcm) tahun depan dari perkiraan 11,3 bcm tahun ini, lapor kantor berita Interfax.
Tahun lalu, Azerbaijan memasok 8,2 bcm bahan bakar ke Eropa, tambahnya.
Aliyev mengatakan total ekspor gas Azerbaijan, termasuk pasokan ke Turki, diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 24 bcm tahun depan, naik dari 19 bcm pada tahun 2021, Interfax melaporkan.
Raksasa energi Rusia Gazprom mengatakan pada hari Kamis ekspor gasnya ke negara-negara non-CIS (Commonwealth of Independent States) turun 45,1 persen menjadi 97,8 bcm antara 1 Januari dan 15 Desember dari periode yang sama pada tahun 2021.
Badan Energi Internasional telah mengatakan bahwa jika Rusia akan memotong sebagian kecil gas yang masih dikirimnya ke Eropa, dan permintaan gas China pulih dari posisi terendah akibat penguncian COVID-19, Uni Eropa dapat menghadapi kekurangan gas sebesar 27 bcm pada tahun 2023 .
Total konsumsi gas UE adalah 412 bcm pada tahun 2021.
Para pemimpin Azerbaijan, Georgia, Rumania, dan Hongaria juga menandatangani perjanjian pada hari Sabtu tentang kabel listrik bawah laut di bawah Laut Hitam untuk membawa energi hijau Azeri ke Eropa.
Sumber : CNA/SL