Jakarta | EGIDO.com – Eka Hospital Group meresmikan cabang ke-9 di Jalan MT Haryono, Jakarta. Rumah sakit baru ini dilengkapi dengan teknologi medis mutakhir dan laboratorium genomik pertama di Indonesia. Kehadiran Eka Hospital MT Haryono tidak hanya menambah jaringan layanan kesehatan, tetapi juga membawa teknologi medis mutakhir yang telah diakui secara global. Salah satu teknologi unggulan yang dihadirkan adalah robot bedah Da Vinci Xi, yang telah menjadi gold standard di berbagai rumah sakit terkemuka dunia.
Teknologi Da Vinci Xi memungkinkan tindakan bedah minimal invasif dengan tingkat presisi tinggi, didukung visualisasi tiga dimensi berdefinisi tinggi, serta kontrol gerakan yang lebih stabil dan fleksibel. Penggunaan teknologi ini memberikan berbagai manfaat bagi pasien, seperti sayatan yang lebih kecil, nyeri pascaoperasi yang minimal, risiko komplikasi yang lebih rendah, serta waktu pemulihan dan rawat inap yang lebih singkat. Secara global, teknologi ini banyak digunakan untuk berbagai prosedur, termasuk bedah urologi, digestif, ginekologi, hingga tindakan bedah kompleks lainnya.
CEO Eka Hospital Group, drg. Rina Setiawati, menyampaikan bahwa pembukaan Eka Hospital MT Haryono merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya lengkap dan canggih, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat. “Eka Hospital MT Haryono berada di kawasan premium dan strategis yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas di Jakarta. Kehadiran robot bedah Da Vinci Xi mencerminkan komitmen kami menghadirkan teknologi medis terkini yang telah menjadi standar global, sehingga masyarakat Indonesia dapat memperoleh layanan kesehatan setara internasional tanpa harus ke luar negeri,” ungkapnya saat acara peresmian, Jumat (23/1/2026) lalu.

Dalam siaran pers Sinarmas yang dilansir EGINDO.com pada Senin (2/2/2026) menyebutkan berdiri diatas lahan seluas 10.662m², Eka Hospital MT Haryono dilengkapi 90 poliklinik dengan maksimal lebih dari 200 kapasitas tempat tidur dengan fasilitas kamar mulai dari kelas Basic , Standar, VIP, Suite Room hingga President Suite.
Hospital Director Eka Hospital MT Haryono, dr. Sheirly Novan Indra, MARS menambahkan bahwa Eka Hospital MT Haryono dilengkapi dengan laboratorium genomik pertama di Indonesia, serta perangkat diagnostik dan terapi mutakhir. “Kehadiran rumah sakit ini akan memberikan nilai tambah bagi pasien dari sisi kualitas klinis dan kolaborasi antar spesialis. Dengan dukungan teknologi medis terkini dan kolaborasi lintas disiplin, kami dapat memberikan penanganan yang lebih akurat, cepat,” kata Sheirly.
Sementara itu, Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, menilai kehadiran Eka Hospital MT Haryono sebagai wujud keyakinan bahwa layanan kesehatan berkualitas, humanis, dan berkeadilan merupakan hak dasar setiap warga negara. Ia berharap rumah sakit ini dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Eka Hospital Group menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan dua rumah sakit baru di 2026. Dua RS tersebut berada di wilayah Juanda, Jakarta, dan Cilegon. “Memang belum (diresmikan), kita masih tunggu blessing dari institusi terkait. Jadi kita tidak mau mendahului. Secara fisik sudah siap,” pungkas Rina.
Berdasarkan data terbaru, Eka Hospital Group tercatat melayani rata-rata 1.150.000 pasien per tahun dengan 22.000 tindakan operasi per tahunnya. Selain itu, group rumah sakit ini juga melayani lebih dari 75.000 pasien medical check up per tahun.
Dengan bertambahnya cabang ke-9 ini, Eka Hospital Group semakin memperkuat posisinya dalam industri layanan kesehatan nasional. Ekspansi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Ke depan, Eka Hospital Group menegaskan akan terus berinovasi dan berinvestasi pada teknologi medis terkini, sumber daya manusia unggul, serta sistem layanan yang berorientasi pada pasien. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan layanan kesehatan berkelas internasional semakin mudah diakses di dalam negeri.@
Rel/fd/timEGINDO.com