Duo Marquez Finish Satu-Dua di Aragon, Marc Ukir Rekor Kemenangan Sprint Ke-20

Marc Marquez dengan Rekor Kemenangan Sprint Ke-20
Marc Marquez dengan Rekor Kemenangan Sprint Ke-20

Aragon, Spanyol | EGINDO.co – Marc Marquez mengalahkan adik laki-lakinya, Alex, untuk memenangkan balapan sprint Grand Prix Aragon pada hari Sabtu; sang juara MotoGP ini kembali menegaskan dominasinya di kandang sendiri dan di salah satu sirkuit favoritnya.

Kemenangan ini juga menandai *hat-trick* kemenangan sprint bagi Marc di Aragon, sekaligus membawanya naik ke posisi ketiga dalam klasemen kejuaraan dengan 212 poin, di belakang pemimpin klasemen Jorge Martin (245) dan Marco Bezzecchi (216).

Bezzecchi sebelumnya telah merebut *pole position* dengan rekor waktu putaran pada hari Sabtu itu, namun ia mengawali balapan dengan buruk; baik Marc maupun Alex berhasil menyalip pembalap Aprilia tersebut dan membuatnya turun ke posisi ketiga setelah tikungan pertama dalam balapan sprint yang berlangsung selama 11 putaran itu.

Begitu Marc memimpin di depan, ia tak terkejar dan melesat menjauh dengan Alex membuntutinya, sementara Bezzecchi tidak menemukan celah untuk menyerang kedua motor Ducati tersebut—yang keduanya menggunakan ban belakang kompon *medium*, berbeda dengan ban belakang kompon *soft* yang dipakai pembalap asal Italia itu.

“Saya tahu Marco menggunakan ban *soft*, jadi peluang (terbaik) untuk memenangkan balapan ada di tikungan pertama,” ujar Marc setelah meraih kemenangan sprint ke-20 dalam karier MotoGP-nya.

“Besok situasinya mungkin akan mirip, jadi kita lihat saja nanti. Tentu saja, start yang bagus sangat membantu dan saya membalap dengan kecepatan yang baik, tetapi saya melihat grup di belakang juga cukup cepat, terutama Alex.

“Mari kita lihat apakah besok kami bisa sedikit lebih baik (dalam balapan utama) dan mencoba untuk tetap konsisten seperti hari ini.”

Pendukung Tuan Rumah

Hasil finis satu-dua yang diraih Marquez bersaudara ini mengulangi pencapaian sprint Aragon tahun lalu, sekaligus memuaskan para pendukung tuan rumah; para penggemar yang memadati tribun bernama kedua pembalap itu bersorak riuh saat mereka menerima medali.

Marc, yang telah tujuh kali menang balapan di Aragon, melakukan manuver dari sisi dalam tikungan pertama untuk mengambil alih pimpinan lomba, sedikit menggeser posisi Bezzecchi dan menciptakan celah yang juga dimanfaatkan Alex untuk menyalip pembalap Italia tersebut.

“Saya tahu Marc dan Alex memiliki keunggulan lebih. “Sayangnya, saya sedikit terlambat melakukan pengereman di tikungan pertama,” ujar Bezzecchi.

Di belakang mereka, rekan setim Bezzecchi, Martin, kehilangan posisi saat bersaing dengan Raul Fernandez dari Trackhouse Racing dan Pedro Acosta dari KTM. Namun, Martin akhirnya berhasil menyalip Fernandez.

Meskipun Martin finis di posisi kelima di belakang Acosta, ia mengumpulkan cukup poin untuk memastikan dirinya tetap memimpin klasemen kejuaraan, apa pun hasil balapan hari Minggu nanti.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top