London | EGINDO.co – Dua orang dilarikan ke pusat trauma utama dengan cedera “parah” setelah sebuah kereta komuter yang ramai penumpang tergelincir di dekat kota Lewes, Inggris tenggara, pada hari Kamis (13 Agustus), menurut keterangan layanan darurat.
Sekitar 150 penumpang berada di dalam kereta tersebut, yang berangkat dari stasiun London Victoria dan keluar dari rel sesaat sebelum pukul 16.00 waktu setempat (23.00 waktu Singapura), kata layanan ambulans.
Rekaman dari lokasi kejadian memperlihatkan setidaknya tiga gerbong terbalik dan petugas medis yang berada di tempat kejadian. Penyebab insiden tersebut belum diketahui.
Wakil kepala petugas medis darurat, Michael Bradfield, mengatakan dalam sebuah taklimat pers bahwa terdapat “beragam jenis cedera” pada 20 orang yang dibawa ke rumah sakit. Dari mereka yang terluka, dua orang “dikategorikan mengalami cedera parah dan dilarikan ke pusat trauma utama”.
Ian Drummond-Smith dari Kepolisian Transportasi Inggris (British Transport Police) menyatakan bahwa status “insiden besar” telah ditetapkan, namun seluruh penumpang kereta telah “dievakuasi dengan selamat”.
Kecelakaan tersebut melibatkan kereta milik Southern Rail, operator yang menghubungkan wilayah di selatan London dengan ibu kota.
Direktur rute Network Rail untuk wilayah Sussex, Lucy McAuliffe, mengatakan pihaknya “bekerja sama erat dengan Rail Accident Investigation Branch (Badan Investigasi Kecelakaan Kereta Api), yang telah berada di lokasi untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi”.
Kecelakaan kereta api, khususnya yang mengakibatkan korban jiwa, tergolong jarang terjadi di Inggris.
Seorang masinis tewas dan puluhan orang terluka ketika dua kereta bertabrakan di sebelah utara London pada bulan Juni.
Empat orang mengalami luka ringan dalam insiden kereta tergelincir akibat tanah longsor di wilayah terpencil Inggris barat laut pada bulan November tahun lalu.
Sumber : CNA/SL