CSR IKPP Berhasil Bina 148 UMKM, Tersebar di Sejumlah Provinsi, Akhirnya Raih Penghargaan

CSR IKPP berhasil membina 148 UMKM
CSR IKPP berhasil membina 148 UMKM

Jakarta | EGINDO.co – Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (IKPP) yang merupakan unit usaha Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas berhasil membina 148 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar pada sejumlah provinsi, akhirnya meraih penghargaan.

Informasi yang dihimpun EGINDO.co menyebutkan sejumlah pelaku UMKM binaan APP Sinarmas berhasil memperluas pangsa pasar setelah mengikuti program Inkubasi Bisnis bekerja sama dengan Yayasan Doktor Sjahrir dan Womenpreneur Community.

Tatik, pemilik usaha kuliner makanan ringan binaan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Perawang Provinsi Riau mengatakan dirinya mengalami kenaikan omset hingga dua kali lipat setelah mengikuti pelatihan inkubasi tersebut. “Saya benar-benar menikmati berkah Ramadhan kali ini, pesanan sampai 300 kilogram untuk beragam jenis kripik,” ujar Tatik dalam acara Webinar Pengembangan Bisnis UMKM.

Ia mengisahkan awalnya hanya menjalankan usaha secara sederhana pada 2021, bahkan usaha tersebut nyaris gulung tikar lantaran adanya pandemi Covid-19. Namun, setelah mengikuti program inkubasi bisnis selama dua bulan serta mendapatkan pendampingan dari para mentor membuat usahanya menjadi berkembang pesat. Apalagi, sejak dia mendapatkan tambahan modal sebagai reward atau penghargaan atas terpilihnya menjadi menjadi salah satu dari lima UMKM terbaik untuk program tersebut. Tatik kini terus berkreasi dalam produk-produknya, tak hanya kripik singkong, kripik udang dan stik kentang yang kesemuanya sudah masuk ke toko oleh-oleh Pekan Baru, tapi dia juga membuat “stik kawin” (perpaduan antara sawi dan keju).

Baca Juga :  Diperluas Akses Ekspor Bagi Perikanan Skala Kecil

Senada, Lailatul, pelaku UMKM asal Mojokerto binaan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk juga mampu memperluas pasar menjadi salah satu oleh-oleh pilihan asal daerah setempat melalui produk kripik singkong. “Awalnya saya sama sekali tidak tahu cara berbisnis, apalagi stateginya. Namun sejak ikut program inkubasi, akhirnya usaha berkembang dan kini saya punya distributor sendiri,” tutur Lailatul.

Produknya kini dibranding menjadi makanan kekinian “Isokaya” yang menawarkan keunikan berupa kripik singkong rasa kentang. Bahkan, sejumlah pejabat asal Sidoarjo, turut memesan produk tersebut untuk dijadikan oleh-oleh, ungkapnya.

Mentor Lily dari PT IKPP Tangerang mengatakan terdapat sejumlah tantangan untuk mengangkat pelaku UMKM ini agar naik kelas. Namun, berkat adanya pendampingan membuat pelaku UMKM dapat percaya diri merambah pasar nasional. “Kami mengawal setidaknya 20 UMKM, mulai dari mengajarkan cara membuat laporan keuangan, menetapkan target, membranding produk hingga mencarikan pasarnya,” katanya.

Sementara itu, Kartini Sjahrir, Ketua Yayasan Doktor Syarir (YDS) mengatakan program pemberdayaan perempuan dari sisi bisnis UMKM merupakan wujud nyata emansipasi perempuan sesuai dengan semangat yang disuarakan RA Kartini. “Emansipasi itu adalah bagaimana memberikan kesempatan dan peluang sebesar-besarnya bagi perempuan untuk berkiprah pada segala bidang, dalam hal ini UMKM,” katanya.

Melalui UMKM tidak dapat disangkal bahwa perempuan turut berperan dalam ketahanan ekonomi keluarga. Untuk itu, upaya yang dilakukan APP Sinarmas dalam membina pelaku UMKM dari kalangan “emak-emak” patut diapresiasi dan ditularkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Bintang Seluncur Salju Olimpiade AS Chloe Kim Mengungkapkan Pelecehan Anti-Asia

Koordinator Womenpreneur Community Irma Sustika menambahkan, program yang dijalankan tersebar di sejumlah provinsi, para pelaku UMKM binaan APP Sinarmas bergerak pada usaha kuliner, kerajinan dan jasa. Mereka dibina secara berkesinambungan memperluas akses pasar yakni menyasar pasar nasional hingga global. Lalu, diberikan pendampingn untuk mendigitalisasi bisnis sehingga diharapkan dapat merambah bisnis e-commmerce. Sejauh ini sejumlah produk juga sudah masuk dalam bisnis e-commerce melalui kanal Karyaperempuan.id.

“Tak tanggung-tanggung kami juga memberikan kesempatan untuk beberapa produk unggulan lokal untuk dikurasi agar menembus pasar di Belanda,” katanya.

Raih Penghargaan

Akhirnya unit usaha APP Group, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (IKPP) menerima penghargaan ‘Indonesia Best CSR in Pulp and Paper Sector 2024’ pada ajang Indonesia CSR Summit 2024 yang diselenggarakan oleh The Iconomics. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi PT IKPP dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan dan inovatif.

Penghargaan yang diserahkan oleh Founder & CEO The Iconomics Bram S. Putro kepada Vice Director APP Group Irsyal Yasman di Hotel Borobudur ini, menunjukkan upaya Perusahaan dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan. PT IKPP sendiri telah mengimplementasikan berbagai program CSR di berbagai bidang meliputi lingkungan, ekonomi, dan sosial. Perusahaan juga telah membina 148 UMKM (mayoritas pemberdayaan perempuan) yang tersebar di sekitar pabrik PT IKPP di Perawang-Riau, Serang dan Tangerang Banten. Hal ini merupakan bagian dari komitmen PT IKPP untuk memberdayakan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Kemenag Sambut Baik Pembatalan Acara Pertemuan LGBT

“Penghargaan ini merupakan upaya kami dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan melalui program-program CSR kami. Inisiatif seperti pemberdayaan UMKM dan penanaman mangrove adalah komitmen kami terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Managing Director APP Group Suhendra Wiriadinata di tempat terpisah.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan (LHK) yang diwakili Kepala Pusat Kebijakan Strategis KLHK Muh. Ahdiyar Syahrony, mengatakan bahwa isu lingkungan sangat penting, oleh karenanya di KLHK semua sektor tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk sektor swasta.

Selain penghargaan ini, PT IKPP telah menerima berbagai penghargaan lainnya di bidang CSR, antara lain Indonesia Green & Sustainable Companies Award (IGSCA), TOP CSR Awards, Bisnis Indonesia Social Responsibility Award (BISRA). PT IKPP juga diakui lewat GRC & Performance Excellence Award 2023 untuk tata kelola yang baik, manajemen risiko, dan kepatuhan. Penghargaan yang diberikan oleh The Iconomics ini telah melalui proses seleksi yang ketat, melibatkan para ahli dan profesional di bidang CSR, keberlanjutan, serta tata kelola perusahaan.@

Rel/bs/fd/timEGINDO.co

Bagikan :