Jiuquan | EGINDO.co – Awak untuk penerbangan berawak Tiongkok berikutnya ke stasiun luar angkasanya akan mencakup astronaut termuda negara itu yang akan menjalankan misi luar angkasa, kata pihak berwenang pada Kamis (30 Oktober), serta empat tikus laboratorium.
Stasiun luar angkasa Tiangong—diawaki oleh tim yang terdiri dari tiga astronaut yang dipertukarkan setiap enam bulan—adalah permata dari program luar angkasa Tiongkok, yang telah digelontorkan miliaran dolar untuk mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat dan Rusia.
Misi Shenzhou-21 dijadwalkan lepas landas pukul 13.44 pada hari Jumat dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Tiongkok barat laut, kata juru bicara Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA), Zhang Jingbo.
Insinyur penerbangan Wu Fei, yang baru berusia 32 tahun, akan menjadi astronaut Tiongkok termuda yang akan menjalankan misi luar angkasa, kata pihak berwenang.
“Saya merasa sangat beruntung,” katanya kepada wartawan pada hari Kamis. “Mampu mengintegrasikan impian pribadi saya ke dalam perjalanan gemilang program luar angkasa Tiongkok adalah keberuntungan terbesar yang diberikan era ini kepada saya.”
Ia akan dikomandoi oleh pilot antariksa veteran Zhang Lu, 48 tahun, yang ikut serta dalam misi Shenzhou-15 lebih dari dua tahun lalu.
Spesialis muatan Zhang Hongzhang, 39 tahun, merupakan anggota ketiga kru.
Ia juga membawa empat tikus—dua jantan dan dua betina—yang akan menjadi subjek eksperimen pertama Tiongkok di orbit pada hewan pengerat, kata juru bicara CMSA, Zhang.
Komandan Zhang Lu mengatakan ia yakin timnya akan “melapor kembali ke tanah air dan rakyatnya dengan sukses penuh”.
Program antariksa Beijing, yang ketiga kalinya menempatkan manusia di orbit, juga telah mendaratkan wahana penjelajah robotik di Mars dan Bulan.
Tiongkok telah menggenjot rencana untuk mencapai “impian antariksanya” di bawah Presiden Xi Jinping.
Beijing mengatakan pihaknya bertujuan untuk mengirim misi berawak ke Bulan pada tahun 2030, di mana mereka bermaksud membangun pangkalan di permukaan bulan.
CMSA mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya “berpegang teguh” pada tujuan itu dan menguraikan serangkaian “uji coba mendatang yang krusial” yang sedang dilakukannya sebagai persiapan, termasuk pengujian pendarat bulan Lanyue dan pesawat ruang angkasa berawak Mengzhou.
Sumber : CNA/SL