CEO Nvidia, Jensen Huang Memuji Robot Sebagai “Imigran AI”

Robot Sebagai “Imigran AI”
Robot Sebagai “Imigran AI”

Las Vegas | EGINDO.co – CEO Nvidia, Jensen Huang, menyebut robot sebagai “imigran AI” pada hari Selasa (6 Januari), dengan alasan bahwa robot dapat menyelesaikan kekurangan tenaga kerja global yang menghambat manufaktur.

Menanggapi kekhawatiran tentang mesin yang menggantikan pekerja manusia, pemimpin perusahaan chip AI terkemuka di dunia ini mengambil sikap yang berlawanan.

“Keberadaan robot akan menciptakan lapangan kerja,” kata Huang kepada 200 jurnalis dan analis selama sesi 90 menit di sebuah hotel di Las Vegas di sela-sela pameran teknologi CES.

“Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI untuk membantu kita di lantai produksi dan melakukan pekerjaan yang mungkin telah kita putuskan untuk tidak dilakukan lagi,” kata Huang, yang komentar spontannya telah menjadi tradisi populer di CES.

Pertemuan ini berlangsung hingga Jumat, dengan sekitar 130.000 peserta.

Seperti setiap tahun, robot menjadi kehadiran utama di CES, dengan perusahaan berharap robot akan masuk ke arus utama sebagai perangkat yang berguna, bukan sekadar barang baru.

Huang berpendapat bahwa “revolusi robotika” akan mengimbangi hilangnya tenaga kerja akibat penuaan populasi dan penurunan demografis sekaligus mendorong perekonomian.

“Ketika ekonomi tumbuh, kita akan mempekerjakan lebih banyak orang,” katanya, sambil mengenakan jaket kulit hitam khasnya.

Huang, yang memimpin perusahaan paling berharga di dunia dengan nilai sekitar US$3,5 triliun, memperkirakan kekurangan tenaga kerja mencapai “puluhan juta,” bukan ribuan, karena pergeseran demografis.

Komentarnya sejalan dengan komentar para pemimpin Silicon Valley lainnya, khususnya Tesla dan Elon Musk dari SpaceX, yang sering menyebut penurunan populasi dan penuaan tenaga kerja sebagai alasan untuk merangkul otomatisasi.

Nvidia berinvestasi besar-besaran dalam menyediakan perangkat lunak dasar yang dapat membuat robot bekerja di berbagai industri, termasuk manufaktur, ritel, dan perawatan kesehatan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top