C919 China Terbang Komersial Internasional Perdana

Air China terbang dengan pesawat C919 buatan China
Air China terbang dengan pesawat C919 buatan China

Beijing | EGINDO.co – Jet C919 buatan dalam negeri Tiongkok menyelesaikan penerbangan komersial internasional pertamanya pada hari Rabu (12 Agustus), sebuah langkah simbolis menuju tujuan Beijing untuk menantang dominasi kedirgantaraan yang telah lama dipegang oleh Boeing dan Airbus.

Jet berbadan sempit ini digadang-gadang sebagai pesaing potensial bagi Boeing 737 atau Airbus A320, meskipun pesawat tersebut belum mendapatkan persetujuan dari regulator Amerika Serikat maupun Eropa.

Beijing berharap pesawat produksi dalam negeri ini akan mengurangi ketergantungan Tiongkok pada teknologi asing dan membantunya mendapatkan pijakan di pasar global.

Jet C919, yang diproduksi oleh perusahaan milik negara Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) dan dioperasikan oleh Air China, lepas landas dari Beijing pada pukul 15.17 hari Rabu.

Pesawat itu mendarat di ibu kota Mongolia, Ulaanbaatar, pada pukul 16.58, menurut data penerbangan publik.

Saat melakukan *check-in* untuk penerbangan tersebut di Bandara Internasional Beijing Capital, seorang penumpang bernama Hu Yuan mengatakan kepada AFP bahwa ia merasakan “kebanggaan” terbang di rute internasional menggunakan pesawat buatan dalam negeri.

“Saya berharap pesawat domestik kita terus meningkat kualitasnya dalam hal kenyamanan dan pengalaman penumpang secara keseluruhan—bahkan melampaui Boeing dan Airbus,” ujar pria berusia 40 tahun itu.

C919 dibuat di Tiongkok namun menggunakan komponen dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

Rute Air China ini akan menghubungkan Beijing dan Ulaanbaatar dengan satu penerbangan pulang-pergi setiap harinya, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua pada bulan Juli.

C919 menyelesaikan penerbangan komersial pertamanya pada Mei 2023, terbang dari pusat keuangan Tiongkok, Shanghai, menuju Beijing.

Sejak saat itu, pesawat ini telah digunakan secara rutin untuk rute komersial domestik, serta rute antara Tiongkok daratan dan Hong Kong.

COMAC juga mengirimkan C919 untuk ditampilkan di pameran kedirgantaraan Singapura (*Singapore Airshow*) pada tahun 2024 dan 2026, serta pameran kedirgantaraan Dubai (*Dubai Airshow*) pada tahun 2025.

COMAC sebelumnya telah merambah pasar luar negeri dengan jet C909 yang lebih kecil, yang memiliki kapasitas 78 hingga 97 penumpang.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top