​BNPB Menyoroti Potensi Karhutla Selama Lebaran

1680967696504-WhatsApp_Image_2023-04-08_at_22.27.55

Jakarta|EGINDO.co Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama lebaran. Bahkan, kini Riau dan Jambi sudah menetapkan status siaga darurat.

“BNPB mendukung peralatan pemadaman darat dan juga personelnya. Kemudian, menyiapkan helikopter di enam provinsi prioritas dengan total 46 helikopter,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dari keterangan persnya, Sabtu (8/4/2023).

Suharyanto merinci provinsi prioritas penanganan karhutla, yang akan dilakukan BNPB. Seperti, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

“Pada wilayah-wilayah tersebut telah disiapkan 13 helikopter patrol dan 33 helikopter water bombing. BNPB dengan instansi terkait akan melakukan pencegahan bencana tersebut, dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC),” ujar Suharyanto.

Baca Juga :  SMMA Jamin Tak Berdampat Kasus Jiwasraya

Suharyanto menjelaskan, TMC bisa dilakukan untuk memperkecil dan memperbanyak turunnya hujan sesuai dengan penanganan bencananya. “Untuk karhutla, TMC berguna mendatangkan hujan dan memadamkan api,” kata Suharyanto.

Lanjutnya, Ia menuturkan, BNPB telah membuat peta rawan bencana di Indonesia. Terutama, untuk wilayah Pulau Sumatra, Jawa, dan Bali, bagi masyarakat yang ingin mudik.

“Mengeluarkan peta rawan bencana di Jawa, Bali, dan Sumatra, terkait bencana banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem. Kemudian, bekerjasama dengan BPBD untuk memantau titik-titik yang akan menjadi penumpukan pemudik,” ucap Suharyanto.

Sumber: rri.co.id/Sn

 

Bagikan :
Scroll to Top