BMKG: Mayoritas Wilayah DKI Jakarta Berpotensi Hujan, Waspadai Hujan Petir pada Senin 19 Januari 2026

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026, didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, serta potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah, terutama pada siang hingga malam hari.

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas atmosfer yang masih cukup signifikan, antara lain tingginya kelembapan udara, labilitas atmosfer yang kuat, serta adanya suplai uap air dari perairan sekitar Jawa bagian barat. Faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Secara rinci, Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 25–28 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 76–88 persen. Kondisi ini relatif stabil, namun masyarakat pesisir tetap diimbau mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.

Untuk wilayah daratan, Kota Jakarta Pusat diprediksi diguyur hujan sedang, dengan suhu udara antara 24–28 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 74–95 persen. Kota Jakarta Utara diprakirakan mengalami hujan ringan, dengan suhu 24–28 derajat Celsius dan kelembapan 76–94 persen.

Sementara itu, Kota Jakarta Barat diprakirakan mengalami hujan sedang dengan suhu udara berkisar 23–29 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 74–96 persen. Kota Jakarta Timur juga berpotensi mengalami hujan sedang, dengan suhu udara 23–29 derajat Celsius serta kelembapan 72–96 persen.

Adapun Kota Jakarta Selatan perlu meningkatkan kewaspadaan karena diprakirakan berpotensi mengalami hujan disertai petir, dengan suhu udara berkisar 23–29 derajat Celsius dan kelembapan udara 71–96 persen. Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan air di wilayah rawan, serta gangguan aktivitas masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, yang dapat terjadi secara lokal dan dalam durasi singkat. Pengguna jalan diharapkan berhati-hati terhadap kondisi jalan licin dan jarak pandang yang berkurang, sementara masyarakat yang tinggal di daerah rawan genangan diminta meningkatkan kewaspadaan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, mengingat prakiraan cuaca dapat berubah sesuai dengan perkembangan dinamika atmosfer. Pembaruan prakiraan cuaca dilakukan secara berkala untuk memberikan informasi yang akurat dan terkini kepada masyarakat. (Sn)

Scroll to Top