Medan | EGINDO.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya terkait tingginya paparan sinar ultraviolet (UV) matahari yang telah mencapai kategori sangat berbahaya. Kondisi ini diperkirakan terjadi terutama pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, saat intensitas sinar matahari berada pada puncaknya.
Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, bahwa tingginya indeks UV itu sejalan dengan kondisi cuaca panas ekstrem yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 33 titik panas (hotspot) terdeteksi di berbagai daerah, yang menunjukkan adanya peningkatan suhu dan potensi risiko kebakaran.
Cuaca panas ekstrem itu tidak hanya terjadi di Medan, tetapi juga meluas ke wilayah Deli Serdang dan kawasan pesisir timur Sumatera Utara (Sumut). BMKG memprediksi kondisi tersebut masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan dengan pola cuaca yang relatif sama seperti beberapa waktu terakhir.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap dampak paparan sinar matahari berlebih. Warga disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada jam-jam rawan antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih dan buah-buahan guna mencegah dehidrasi.
Penggunaan pelindung seperti sunscreen juga disarankan untuk meminimalisir dampak buruk paparan sinar UV terhadap kesehatan kulit. Peringatan ini menjadi penting di tengah kondisi cuaca yang semakin ekstrem, sekaligus sebagai pengingat agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.@
Bs/timEGINDO.com