Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan terjadi pada Kamis (23/10/2025).
Menurut prakirawan BMKG Ranti Kurniati, fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks. Aktivitas Siklon Tropis Fengshan dan Bibit Siklon 95S memperkuat pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.
“Interaksi kedua sistem tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di sejumlah daerah,” ujar Ranti dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (22/10/2025).
Dikutip dari Kompas.com, Siklon Tropis Fengshan yang saat ini bergerak di sekitar Laut Cina Selatan diperkirakan akan melemah saat mendekati wilayah daratan Laos. Namun demikian, sistem ini masih membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) yang dapat memicu hujan di wilayah sekitarnya.
Sementara itu, Bibit Siklon 95S yang berada di Samudera Hindia barat daya Bengkulu masih menunjukkan aktivitas signifikan. Fenomena ini menimbulkan konfluensi angin dari wilayah perairan Bengkulu hingga barat daya Banten, yang turut memperkuat potensi cuaca ekstrem di wilayah barat Indonesia.
Kondisi atmosfer tersebut, menurut BMKG, menyebabkan peluang meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah. Delapan provinsi yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.
Selain curah hujan tinggi, BMKG juga menyoroti adanya potensi angin kencang di beberapa perairan. Berdasarkan laporan Antara, kecepatan angin di Samudera Hindia barat daya Banten dapat mencapai lebih dari 25 knot, yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi di wilayah perairan barat daya Indonesia.
Masyarakat pesisir diimbau untuk berhati-hati dan menghindari aktivitas di laut atau pantai selama periode cuaca ekstrem. BMKG juga memperingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.
BMKG mengingatkan warga agar selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau situs resmi bmkg.go.id untuk mengetahui perkembangan kondisi cuaca dan potensi bencana secara real-time.
Sumber: rri.co.id/Sn