BI: Optimisme Konsumen Melemah Per September, Sepanjang 2023

Konsumen melakukan pembayaran melalui pemindaian Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di salah satu kedai kuliner di Jakarta, Senin (19/12).
Konsumen melakukan pembayaran melalui pemindaian Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di salah satu kedai kuliner di Jakarta, Senin (19/12).

Jakarta|EGINDO.co Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada September 2023 sebesar 121,7. IKK periode September 2023 lebih rendah dibandingkan dengan 125,2 pada Agustus 2023 (month-to-month/mtm).

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa IKK pada September 2023 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. “IKK September 2023 sebesar 121,7, tetap berada pada zona optimis meskipun lebih rendah dibandingkan dengan 125,2 pada Agustus 2023,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (9/10/2023).

Berdasarkan catatan BI, IKK pada September 2023 ini juga merupakan level terendah sepanjang 2023. Pada Januari 2023, IKK berada pada level 123,0.

Erwin mengatakan perkembangan IKK September 2023 didorong oleh tetap optimisnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap ekonomi ke depan.  Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat sebesar 115,5, lebih rendah dari 115,5 pada Agustus 2023.

Baca Juga :  BI Promosikan UMKM Ke Korea Selatan

Jika dirincikan, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (durable goods) tercatat sebesar 109,3, menurun 2,3 poin dari Agustus 2023. Indeks Penghasilan Saat Ini dan Indeks Ketersediaan Lapangan kerja juga menurun masing-masing sebesar 3,4 poin dan 4,2 poin menjadi 117,6 dan 109,6 pada September 2023

Sejalan dengan itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) September 2023 tercatat sebesar 131,3, lebih rendah dari 135,0 pada Agustus 2023. Erwin menjelaskan, ekspektasi penghasilan tercatat dalam zona optimis sebesar 135,2, relatif stabil pada bulan sebelumnya. Sementara itu, ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha masing-masing tercatat sebesar 129,6 dan 129,0 pada September 2023, lebih rendah dari 132,5 dan 137,4 pada Agustus 2023.

Baca Juga :  Penyanyi Irlandia Sinead O'Connor Meninggal Usia 56 Tahun

Adapun, keyakinan konsumen terpantau tetap optimis pada seluruh kategori pengeluaran meski terjadi penurunan optimisme terutama pada responden dengan pengeluaran Rp 2,1-3 juta. Keyakinan konsumen pada September 2023 terpantau optimis pada seluruh kategori usia responden. Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IKK, terdalam di Kota Pangkal Pinang sebesar 14,8 poin, diikuti Surabaya 10,5 poin, dan Banten 8,8 poin.

“Di sisi lain, sebagian kota lainnya mencatat peningkatan IKK, terbesar di Kota Medan sebesar 6,7 poin, diikuti Padang 5,1 poin, dan Banjarmasin 4,1 poin,” ujarnya.

Secara kuartalan, IKK kuartal III/2023 mengindikasikan optimisme konsumen tetap kuat dengan IKK sebesar 123,5, meski lebih rendah dibandingkan 127,2 pada kuartal II/2023.

Baca Juga :  BI Borong SBN Pasar Perdana Rp142,74 Triliun Sejak Awal 2021

“Penurunan disebabkan oleh menurunnya IKE maupun IEK, yaitu untuk komponen ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini pada IKE, serta seluruh komponen IEK,” tulis laporan BI.

Sumber: Bisnis.com/Sn

Bagikan :