Berbekal Ilmu Semasa Kuliah, Pemuda Fokus Majukan UMKM

Meningkatkan pertumbuhan bisnis UMKM, 60 UMKM Jabodetabek mengikuti pelatihan pendaftaran sertifikasi halal self-declare
Meningkatkan pertumbuhan bisnis UMKM, 60 UMKM Jabodetabek mengikuti pelatihan pendaftaran sertifikasi halal self-declare

Jakarta | EGINDO.co – Berawal dari dampak ekonomi yang dirasakan oleh para pelaku UMKM di Indonesia, ketika pandemi Covid-19 menyerang pada 2020 silam, Leonardus William Lingga, pemuda lulusan Macquarie University Australia ini mulai membangun sebuah agency untuk membantu UMKM terdampak.

Berbekal ilmu yang ia peroleh semasa kuliah, Leonardus bersama teman-temannya, mendirikan Fine Creative, dengan tujuan membangun citra atau branding UMKM yang menjadi jantung dari UMKM itu sendiri; melalui strategi-strategi teranyar. Salah satu program yang rutin dilakukan tiap minggu ialah program Rombak Gerobak yang diperuntukkan UMKM kecil.

“Kegiatan ini kita lakukan tepatnya setiap seminggu. Kita kumpulkan beberapa UMKM yang ada kriterianya. Gerobak-gerobak kita bantu marketing secara gratis, bahkan ada beberapa client yang bener-bener kita treat sebagai client. Jadi melakukan semuanya sampai meeting sama persis, sampai package pun kita bayarin. Program ini cukup berhasil juga, mereka yang tadi nya sepi (pembeli), jadi jauh lebih rame, mereka sangat bersyukur banget, kita cukup happy dengan hasil itu, hal itu memang sudah banyak kita lakukan sampai sekarang,” papar Leonardus dalam siaran pers BCA yang dilansir EGINDO.co

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama dalam Tradisi dan Kajian Islam

Leonardus memaparkan bagaimana Fine Creative membantu pelaku UMKM dengan give away free marketing, dengan membuatkan konten gratis yang kemudian disebarkan di kanal-kanal sosial media seperti Instagram dan TikTok, yang tentunya tidak hanya viral, namun dengan strategi yang bagus dan konten sesuai target.

Leonardus menjelaskan, Fine Creative tidak seperti digital agency pada umumnya. Menurutnya, orang-orang yang tergabung dalam Fine Creative merupakan orang-orang yang kapabel di bidangnya, khususnya di dunia branding. “Jadi ya keuntungannya karena kita ada basic marketing yang kuat dan cukup fokus di branding karena banyak banget agency yang cuma sekedar bikin konten saja. Kalo kita, di konten kita tuh ada branding, emang kita menitik beratkan pada branding dalam sebuah brand atau bisnis dari client-client kita sih yang lebih penting, satu lagi harga kita sangat terjangkau dan juga kita bener-bener flexibel menyesuaikan kesanggupan client,” tutur Leonardus.

Baca Juga :  Rusli Tan: Kembalikan Pemilihan Gubernur Pada Era Orde Baru

Kedepannya pelaku UMKM dapat menitik beratkan branding, karena menurutnya, branding merupakan hal yang penting dalam berbisnis. “Mereka kadang-kadang lupa sama branding, itu yang sayang banget dari UMKM. Sedangkan sebenernya, setelah dipelajari, namanya branding itu sangat penting. Jadi branding itu yang membuat bisnis sustainable yang bisa berjangka panjang di brandingnya ini. Dan membangun brand ini butuh waktu, butuh konsistensi, butuh tools marketing yang kuat dan mungkin harapan kita dengan kita bantu bisa lebih terarah, lebih konsisten dan lebih terbentuk brandnya,” jelas Leonardus.@

Rel/fd/timEGINDO.co

Bagikan :