Den Haag | EGINDO.co – Belanda “mempertimbangkan secara serius” untuk mengirimkan jet-jet tempur F-16 ke Ukraina, namun belum mengambil keputusan akhir, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan pada hari Jumat (26 Mei).
Awal pekan ini, Belanda mengatakan ingin mulai melatih pilot-pilot Ukraina untuk menerbangkan F-16 sesegera mungkin.
Ketika ditanya apakah Belanda akan mengirim jet tempur ke Ukraina, Rutte mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa belum ada keputusan akhir yang diambil, namun menambahkan bahwa “jika Anda memulai pelatihan, jelas itu adalah sesuatu yang sedang dipertimbangkan secara serius”.
Setiap keputusan untuk mengirim F-16 tergantung pada persetujuan dari AS untuk melakukannya, kata Rutte. Dia menambahkan bahwa Belanda berpotensi memiliki jet tempur untuk diteruskan karena saat ini Belanda sedang menghentikan penggunaan F-16.
Menurut data dari kementerian pertahanan Belanda, saat ini Belanda memiliki 24 pesawat F-16 yang masih beroperasi dan akan dihentikan secara bertahap pada pertengahan tahun 2024. Sebanyak 18 jet lainnya saat ini tersedia untuk dijual, di mana 12 di antaranya telah terjual untuk sementara.
Jumat lalu, Presiden AS Joe Biden mendukung program pelatihan untuk pilot-pilot Ukraina untuk menggunakan F-16 dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy meyakinkan Biden bahwa pesawat-pesawat tersebut tidak akan digunakan untuk menyeberang ke wilayah Rusia.
Barat mengatakan bahwa mereka ingin membantu Ukraina mengalahkan Rusia, namun berulang kali menegaskan bahwa mereka tidak ingin memicu konfrontasi langsung antara aliansi militer NATO yang didukung oleh AS dan Rusia.
Sumber : CNA/SL