Magelang|EGINDO.co Dalam rangka mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak bersama Kementerian Pertanian melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program rehabilitasi jaringan irigasi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian. Peninjauan lapangan dilakukan di Daerah Irigasi (DI) Progomanggis, yang saat ini menunjukkan hasil menggembirakan dengan meningkatnya Indeks Pertanaman (IP) dari 200% menjadi 225%. Capaian ini menandakan adanya peningkatan efisiensi pemanfaatan air dan optimalisasi lahan pertanian berkat perbaikan sistem irigasi yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Selain itu, rombongan juga meninjau sumur bor JIAT Jogomulyo, yang berfungsi sebagai solusi pemenuhan kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 11 hektar. Keberadaan infrastruktur tersebut membantu petani tetap dapat melakukan kegiatan tanam di musim kemarau, sekaligus mendukung peningkatan intensitas dan kontinuitas produksi pangan di wilayah tersebut.
Sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui BBWS Serayu Opak dengan Kementerian Pertanian menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik infrastruktur irigasi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan efisiensi pengelolaan air.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, pemerintah berharap program percepatan rehabilitasi jaringan irigasi dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani, memperluas area tanam, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (Sn)