Bagaimana Pergerakan Saham Grup Sinarmas Selama 2020

Sinarmas
Sinarmas

Jakarta | EGINDO.co – Tahun 2020 telah berlalu, bagaimana pergerakan harga atau nilai saham emiten Grup Sinarmas di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam setahun atau selama tahun 2020.

Berdasarkan catatan EGINDO.co dari 12 Emiten dari Grup Sinarmas yang ada di BEI sebagai berikut:

PT Smart Tbk (SMAR), Saham naik 13,70% di level Rp 4.150. Market cap Rp 11,92 triliun.

PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), Saham -14.41% di level Rp 505. Market cap Rp 8,81 triliun.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), Saham naik 5,09% di level Rp 16.000. Market cap Rp 12,33 triliun.

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), Saham -26,33% ke level Rp 11.400. Market cap Rp 72,59 triliun.

PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), Saham -21,48% ke level Rp 4.790 per saham. Market cap Rp 10,06 triliun.

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), Saham -23,85% ke level Rp 3,800 per saham. Market cap Rp 7,03 triliun.

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), Saham -25,90% ke level Rp 246 per saham. Market cap Rp 11,86 triliun.

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), Saham naik 42,32%. Market cap Rp 57,03 triliun.

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Saham -2% ke level Rp 1.225 per saham. Market cap Rp 25,93 triliun.

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), Saham -4,14% ke posisi Rp 9.850 per saham. Market cap Rp 30,67 triliun.

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), Saham naik 41,94% ke level Rp 353 per saham. Market cap Rp 3,03 triliun.

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), Saham -45,53% ke posisi Rp 67 per saham. Market cap Rp 17,64 triliun.

Dari 12 perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa itu dapat dikelompokkan, ada empat emiten yang sahamnya mencatatkan kenaikan. Empat emiten tersebut yakni, emiten sawit PT Smart Tbk (SMAR) dengan kenaikan 13,70%. emiten pembangkit listrik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik 5,09%. emiten kertas Grup Sinarmas, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), yang sahamnya naik 42,32% dan emiten pertambangan, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), sahamnya naik 41,94%.

Sementara ada 8 emiten Grup Sinarmas lainnya masih  terkoreksi sejalan dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sejak awal tahun sampai dengan 30 Desember 2020, terkoreksi 5,09 persen. @

Fd/TimEGINDO.co