Sydney | EGINDO.co – Australia sedang bekerja sama dengan penyedia perangkat lunak termasuk Anthropic terkait potensi kerentanan keamanan siber, kata juru bicara Menteri Dalam Negeri Tony Burke pada hari Kamis, menyusul peluncuran terbatas model AI Mythos oleh perusahaan tersebut yang telah menimbulkan kekhawatiran di beberapa negara.
Dirancang untuk tugas keamanan siber defensif, kemampuan Mythos yang luas telah memicu kekhawatiran tentang ancaman terhadap keamanan perangkat lunak tradisional, setelah Anthropic mengatakan pratinjau telah mengungkap “ribuan” kerentanan utama di “setiap sistem operasi dan peramban web utama”.
“Pemerintah kami sangat serius dalam melindungi infrastruktur penting, itulah sebabnya kami bekerja sama dengan penyedia perangkat lunak dan perusahaan seperti Anthropic untuk memastikan kami mengetahui kerentanan yang muncul,” kata juru bicara tersebut.
Bank sentral Australia dan Selandia Baru mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka memantau peluncuran Mythos, dan sedang berhubungan dengan regulator utama di seluruh dunia.
Anthropic telah meluncurkan Claude Mythos Preview di bawah Project Glasswing, program akses yang sangat terbatas yang mencakup perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Microsoft, Nvidia, dan Apple.
Perusahaan tersebut juga telah memperluas akses ke lebih dari 40 organisasi lain yang terlibat dalam membangun atau memelihara infrastruktur perangkat lunak penting.
Seorang juru bicara Burke mengatakan proyek ini akan membantu melengkapi penyedia dengan alat yang tepat untuk membangun perangkat lunak yang lebih aman dan melindungi infrastruktur.
Para ahli mengatakan kemampuan pengkodean dan otonom Mythos yang canggih dapat secara signifikan meningkatkan laju serangan siber yang canggih, terutama di sektor-sektor seperti perbankan, di mana sistem yang kompleks, saling terhubung, dan seringkali sudah berusia puluhan tahun masih tersebar luas.
Simon Birmingham, CEO Asosiasi Perbankan Australia yang mewakili sebagian besar pemberi pinjaman komersial utama di negara itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis bahwa bank-bank sedang berdiskusi dengan regulator mengenai Mythos untuk memastikan sistem keuangan tetap aman.
Sumber : CNA/SL