ASDP Perkuat Standar Keselamatan Penyeberangan Kendaraan Listrik di Tengah Pertumbuhan Pasar EV

Mobil listrik saat menaiki kapal penyeberangan milik ASDP
Mobil listrik saat menaiki kapal penyeberangan milik ASDP

Jakarta|EGINDO.co Meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia mendorong operator transportasi penyeberangan untuk memperkuat aspek keselamatan selama perjalanan laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa pihaknya terus menerapkan berbagai langkah mitigasi risiko guna mendukung operasional penyeberangan yang aman bagi kendaraan berbasis baterai.

Pada Selasa, 2 Juni 2026, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan mengacu pada pedoman keselamatan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Dalam pedoman tersebut, pemilik kendaraan listrik dianjurkan menjaga tingkat pengisian baterai atau state of charge (SoC) pada kisaran 30 hingga 50 persen sebelum kendaraan memasuki kapal.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan risiko yang berkaitan dengan baterai lithium-ion selama pelayaran. Meski bersifat imbauan dan belum menjadi aturan wajib, langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan keselamatan operasional seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang menggunakan layanan penyeberangan.

Selain pengaturan tingkat daya baterai, ASDP bersama operator kapal juga menyiapkan area parkir khusus bagi kendaraan listrik. Penempatan kendaraan dilakukan pada lokasi yang memiliki sirkulasi udara lebih baik, umumnya berada di dek terbuka atau area dengan ventilasi memadai sehingga memudahkan proses pengawasan oleh awak kapal.

Area khusus tersebut dilengkapi dengan penanda keselamatan untuk mendukung pemantauan selama perjalanan serta mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengantisipasi perkembangan jumlah kendaraan listrik yang terus meningkat di berbagai wilayah Indonesia.

Sejumlah media nasional, termasuk Kompas.com dan Antara, dalam berbagai laporannya juga menyoroti pentingnya penyesuaian standar keselamatan transportasi seiring percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang didorong oleh insentif pemerintah dan meningkatnya minat konsumen membuat berbagai sektor transportasi harus beradaptasi dengan kebutuhan operasional baru.

Dari sisi ekonomi, peningkatan standar keselamatan ini dinilai dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional. Dengan prosedur yang semakin jelas dan terukur, industri transportasi penyeberangan berpotensi mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik sekaligus menjaga kelancaran mobilitas logistik dan penumpang antarwilayah.

Ke depan, ASDP menyatakan akan terus memantau perkembangan teknologi kendaraan listrik, regulasi internasional, serta hasil evaluasi operasional untuk menyempurnakan standar pelayanan dan keselamatan penyeberangan di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri kendaraan listrik dan aspek keselamatan transportasi laut nasional. (Sn)

Scroll to Top