Washington | EGINDO.co – Pemerintahan Trump pada hari Jumat (14 Maret) mengatakan pihaknya memperkirakan pengiriman awal minyak dari cadangan minyak strategis AS akan mencapai pasar pada akhir minggu depan sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi lonjakan harga energi sejak dimulainya perang Iran.
Minyak tersebut akan dilepaskan dalam bentuk pinjaman yang akan dikembalikan oleh perusahaan dengan tambahan barel sebagai premi, kata Departemen Energi AS dalam sebuah pernyataan. Sistem ini dimaksudkan untuk menstabilkan pasar “tanpa biaya bagi pembayar pajak Amerika”, katanya.
Departemen Energi mengatakan telah meminta perusahaan untuk mengajukan penawaran untuk 86 juta barel minyak mentah, yang akan menjadi yang pertama dari pelepasan 172 juta barel yang diumumkan Washington minggu ini.
Upaya AS ini merupakan bagian dari pelepasan yang lebih luas sebesar 400 juta barel minyak yang disepakati oleh Badan Energi Internasional (IEA) yang beranggotakan 32 negara pada hari Rabu.
Sumber : CNA/SL