AS Melakukan Serangan Terhadap 3 Rudal Anti-Kapal Houthi

AS Menyerang 2 Rudal Anti Kapal Houthi
AS Menyerang 2 Rudal Anti Kapal Houthi

Washington | EGINDO.co – Pasukan Komando Pusat AS pada Jumat (19 Januari) melakukan serangan terhadap tiga rudal anti-kapal Houthi yang diarahkan ke Laut Merah Selatan dan bersiap untuk diluncurkan, kata militer AS di X, yang sebelumnya bernama Twitter.

“Pasukan AS mengidentifikasi rudal-rudal tersebut di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menyimpulkan bahwa rudal-rudal tersebut merupakan ancaman bagi kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut. Pasukan AS kemudian menyerang dan menghancurkan rudal-rudal tersebut untuk membela diri,” demikian laporan Pusat AS. Command berkata di postingan di X.

Insiden tersebut, yang terbaru di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Merah yang mengganggu perdagangan global dan meningkatkan kekhawatiran akan kemacetan pasokan, terjadi sekitar pukul 18.45 waktu Yaman (15.45 GMT), tambah Komando Pusat AS.

Serangan yang dilakukan oleh milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah selama beberapa minggu terakhir telah memperlambat perdagangan antara Asia dan Eropa dan membuat khawatir negara-negara besar dengan meningkatnya perang di Gaza.

Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, mengatakan serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang diserang Israel di Gaza.

Sejak pekan lalu, Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman, dan pekan ini mengembalikan milisi tersebut ke dalam daftar kelompok “teroris”.

Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan udara akan terus berlanjut meskipun dia mengakui bahwa mereka mungkin tidak dapat menghentikan serangan Houthi.

Konfrontasi ini berisiko memperluas konflik di luar Gaza yang dikuasai Hamas, di mana kementerian kesehatan setempat mengatakan lebih dari 24.000 orang – atau lebih dari 1 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza – telah tewas dalam serangan Israel.

Israel melancarkan serangannya menyusul serangan pada 7 Oktober terhadap Israel yang dilakukan oleh kelompok Islam Palestina, yang menurut para pejabat Israel menewaskan 1.200 orang.

Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan serangan hari Jumat ini adalah yang keempat dalam seminggu terakhir yang dilakukan militer AS terhadap peluncur rudal Houthi yang siap melancarkan serangan.

Houthi meluncurkan dua rudal balistik anti-kapal ke kapal tanker milik AS pada Kamis malam yang menghantam perairan dekat kapal tersebut tetapi tidak menyebabkan cedera atau kerusakan, menurut militer AS.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top