AS Akan Blokir Penjualan Chip AI Versi Terbaru Nvidia ke China

Nvidia dengan Chip AI
Nvidia dengan Chip AI

Washington | EGINDO.co – Gedung Putih telah memberi tahu badan-badan federal lainnya bahwa mereka tidak akan mengizinkan Nvidia menjual chip kecerdasan buatan terbarunya yang telah diperkecil ke Tiongkok, The Information melaporkan pada hari Kamis (6 November), mengutip tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.

Nvidia telah memberikan sampel chip tersebut kepada beberapa pelanggannya di Tiongkok, menurut laporan tersebut.

Chip tersebut, yang dikenal sebagai B30A, dapat digunakan untuk melatih model bahasa berukuran besar ketika disusun secara efisien dalam klaster besar, sebuah kemampuan yang dibutuhkan banyak perusahaan Tiongkok, tambah laporan tersebut.

Seorang juru bicara Nvidia mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan tersebut “tidak memiliki pangsa pasar di pasar komputasi pusat data Tiongkok yang sangat kompetitif, dan tidak memasukkannya dalam panduan kami”.

Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Nvidia sedang berupaya memodifikasi desain B30A dengan harapan pemerintah AS akan mempertimbangkan kembali pendiriannya, kata laporan The Information, mengutip dua karyawan perusahaan tersebut.

Namun, perusahaan yang berbasis di California ini juga menghadapi hambatan regulasi di Tiongkok.

Beijing baru-baru ini mengeluarkan panduan yang mewajibkan semua proyek pusat data baru yang menerima dana negara untuk hanya menggunakan chip yang dikembangkan di dalam negeri, Reuters melaporkan pada hari Rabu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pusat data yang kurang dari 30 persen selesai harus menghapus semua chip asing yang terpasang, atau membatalkan rencana pembeliannya, sementara proyek-proyek dalam tahap yang lebih maju akan ditinjau berdasarkan kasus per kasus, tambah sumber tersebut.

Panduan ini secara efektif mengecualikan Nvidia dan chip AI-nya dari segmen pasar yang menguntungkan, termasuk model-model canggih di bawah kendali ekspor AS yang tetap tersedia di Tiongkok melalui jalur pasar abu-abu.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top