Cardiff | EGINDO.co – Arsenal mengalahkan Manchester City 3-0 dalam ajang Community Shield pada hari Minggu (16 Agustus), memberikan kemenangan awal musim bagi Mikel Arteta sekaligus menandai kekalahan bagi manajer baru City, Enzo Maresca, dalam pertandingan pertamanya memimpin tim pada laga pembuka musim tradisional ini.
Melalui kemenangan keempat mereka atas City dalam pertemuan ini, Arsenal mempertahankan rekor kemenangan 100 persen atas lawan mereka lewat penampilan meyakinkan di Stadion Principality, di mana Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard mencatatkan nama mereka di papan skor.
“Kami menunjukkan kualitas kami hari ini, kami menunjukkan bahwa kami siap,” ujar Odegaard kepada TNT Sports.
“Saya rasa kami menunjukkan keseriusan kami; kami ingin mengulanginya lagi. Masih ada trofi lain yang bisa diraih dan itulah target kami.”
Setelah sempat tampil kurang meyakinkan di pramusim yang memicu keraguan, Arsenal langsung tampil eksplosif dan mematikan sejak sepak mula; mereka hanya butuh 23 detik untuk menepis segala keraguan mengenai kesiapan mereka.
Myles Lewis-Skelly diturunkan di lini tengah dan mengirimkan umpan akurat kepada bek kiri Calafiori, yang dengan tenang menaklukkan Gianluigi Donnarumma untuk memberikan awal sempurna bagi Arsenal saat menghadapi juara Piala FA tersebut.
Gol cepat itu—gol pertama yang tercipta di menit pembuka pertandingan ini dalam kurun waktu 58 tahun—menjadi penentu jalannya laga yang didominasi Arsenal; mereka tampak lebih bugar, tajam, percaya diri, dan penuh semangat menyerang.
City tidak memiliki peluang berarti hingga menit ke-20 ketika Phil Foden melepaskan tembakan melengkung dari jarak jauh, namun David Raya sigap menghalaunya dengan melompat ke arah kanan; ia juga kemudian menggagalkan upaya Erling Haaland.
Arsenal menggandakan keunggulan saat Odegaard mengirimkan umpan silang melambung ke tiang jauh; pemain baru Christos Tzolis menyundul bola kembali ke arah mulut gawang untuk diselesaikan dengan sundulan oleh Havertz, di mana Donnarumma secara tidak sengaja membiarkan bola lepas dan melewati garis gawang.
Arsenal hanya butuh tiga menit setelah babak kedua dimulai untuk mengubah skor menjadi 3-0; Tzolis mencatatkan *assist* keduanya dengan memberikan umpan kepada Odegaard, yang melakukan sentuhan pertama nan halus untuk melewati Josko Gvardiol sebelum dengan mudah menaklukkan Donnarumma yang salah langkah. Tim asuhan Maresca hanya sesekali menunjukkan ancaman serangan, namun Raya tampil kokoh menjaga gawangnya tetap bersih dari kebobolan, sementara Haaland—peraih Sepatu Emas musim lalu dengan 27 gol—tidak berkutik dan ditarik keluar sebelum laga berjalan satu jam.
Arsenal akan memulai musim baru Liga Premier pada hari Jumat melawan Coventry City, dan Odegaard menyatakan mereka akan bermain dengan pendekatan menyerang demi mempertahankan gelar juara.
“Kami akan tampil menyerang. Kami ingin mengulanginya lagi. Itu adalah pencapaian dan pengalaman luar biasa bagi kami semua,” ujarnya.
“Begitu Anda merasakan betapa nikmatnya hal itu, Anda pasti ingin mengulanginya. Ada juga beberapa gelar lain yang ingin kami raih,” tambahnya, merujuk pada gelar Liga Champions yang sempat lepas dari genggaman mereka di partai final melawan Paris St Germain.
“Di klub ini, Anda ingin memenangkan semuanya. Namun tentu saja, itu adalah gelar yang sangat penting.”
Sumber : CNA/SL