Arara Abadi Bersama Satgas Karhutla Riau Perkuat Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi dengan Helikopter Water Bombing

Tim Reaksi Cepat lakukan penanganan di lapangan mengerahkan dua unit helikopter water bombing
Tim Reaksi Cepat lakukan penanganan di lapangan mengerahkan dua unit helikopter water bombing

Riau | EGINDO.com – PT Arara Abadi, unit usaha Asia Pulp and Paper (APP) Group, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) dan Satgas Udara Provinsi Riau, TNI/Polri setempat, Manggala Agni Daops Siak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, serta masyarakat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan milik masyarakat di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Lokasi kebakaran berada sekitar 1,5 kilometer dari batas luar konsesi Perusahaan.

Api terpantau oleh tim Patroli dan Posko Mitigasi PT Arara Abadi sejak awal bulan Agustus 2026. Menyikapi potensi api meluas dan merambat ke kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Perusahaan, PT Arara Abadi melalui Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan penanganan di lapangan serta mengerahkan dua unit helikopter water bombing, yaitu PK-KII dengan 13 water drops dan N16FH/S70 dengan 18 water drops. Masing-masing helikopter memiliki kapasitas bucket 5.000 liter untuk mendukung percepatan pemadaman.

Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara terpadu di Provinsi Riau di bawah koordinasi Satgas Darat dan Satgas Udara Karhutla Riau, termasuk terhadap kebakaran yang terjadi di luar areal konsesi namun berpotensi mengancam kawasan Perusahaan.

Arara Abadi terus berada di lapangan bersama unsur TNI/Polri dan masyarakat setempat

Selama dua hari penanganan, tim RPK PT Arara Abadi terus berada di lapangan bersama unsur TNI/Polri dan masyarakat setempat. Pada hari kedua, upaya pemadaman darat diperkuat melalui kolaborasi dengan Manggala Agni Daops Siak, BPBD, dan masyarakat Siak.
Operational Head RPK/TRC PT Arara Abadi di lapangan, Angga Saprianto, didampingi Fire Marshall Aidil Bhakti, mengatakan bahwa tim Perusahaan langsung bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai titik api yang berada di luar konsesi.

“Begitu api terpantau pada Selasa, 18 Agustus, tim RPK langsung melakukan pengecekan dan size up menggunakan drone untuk melihat kondisi riil api serta menentukan penanganan di lapangan. Lokasi kebakaran berada sekitar 1,5 kilometer dari batas luar konsesi Perusahaan. Karena kondisi angin yang berdekatan dengan pinggir laut dan karakteristik lahan dapat menyebabkan api berkembang serta berpotensi merambat menuju kawasan HTI, kami mengambil langkah antisipatif dengan mengerahkan dua unit helikopter water bombing berkapasitas bucket 5.000 liter, mengingat sumber air juga sulit,” ujarnya.

Aidil menambahkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus koordinasi lintas pihak. Karena itu, tim RPK PT Arara Abadi terus melakukan pemadaman selama dua hari dan memperkuat koordinasi dengan unsur pemerintah, Manggala Agni, BPBD, serta masyarakat.

“Pada hari kedua, pemadaman kami lakukan secara bersama-sama dengan Manggala Agni Daops Siak, BPBD, dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Tujuan kami adalah agar api dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang ke area yang lebih luas, terutama untuk mengatasi keterbatasan sumber air,” tambahnya.@

Rel/fd/tinEGINDO.com

Scroll to Top