APP Sinarmas Komit Penuhi Prinsip Bisnis Berkelanjutan

Franky Oesman Widjaja
Franky Oesman Widjaja

Jakarta | EGINDO.co – Asia Pulp & Paper (APP) Sinarmas berkomit memenuhi Prinsip Bisnis Berkelanjutan dengan inovasi yang terukur sejalan dengan prinsip universal.

“Kami yakin jika mengintegrasikan prinsip SDGs dalam praktik bisnis akan mendasari terciptanya sebuah bisnis yang berkelanjutan. Karenanya, kami mengupayakan agar inovasi yang kami lakukan selalu terukur dan sejalan dengan prinsip universal dalam hal hak asasi manusia, ketenagakerjaan, kelestarian lingkungan dan juga antikorupsi sebagaimana tergambarkan dalam SDG’s,” kata Chief Sustainability Officer APP Sinarmas, Elim Sritaba yang dilansir dalam laman resmi Sinarmas.com yang dikutip EGINDO.co kemarin.

Sementara itu SinarMas menyuarakan bahwa kebersamaan dan gotong royong dapat menjadi energi mencapai prinsip United Nations Global Compact (UN Global Compact). Hal ini diungkap dalam CEO Roundtable di sela gelaran B20 Summit 2022.

Baca Juga :  AS Coba Redam Kemarahan China Atas Trip Pelosi Ke Taiwan
Sinarmas Board Member, Franky Oesman Widjaja dalam CEO Roundtable di sela gelaran B20 Summit

“Kami mensyukuri apa yang kita lakukan sekian lama, sejalan dengan yang pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada 3 Oktober silam, yakni berjuang melalui krisis berlandaskan kekompakan, sinergi dan keselarasan perasaan, secara nyata,” kata Sinarmas Board Member, Franky Oesman Widjaja.

Dirinya berpendapat, bergotong royong adalah budaya bangsa Indonesia yang selaras dengan upaya bersama para pihak dalam naungan Indonesia Global Compact Network (IGCN), yang mengedepankan prinsip-prinsip UN Global Compact guna mendukung capaian target pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs).

Menurut Franky, bangsa Indonesia telah menjalaninya. Kebersamaan dan gotong royong menjadi landasan dalam penanganan pandemi Covid-19 serta dampaknya terhadap sektor perekonomian.

Baca Juga :  Lima Aktivitas Asia Pulp & Paper Berbaur Dengan Masyarakat

“Semangat serupa kami gunakan dalam lingkup Sinar Mas guna mengimplementasikan fokus utama IGCN yakni, bisnis untuk perdamaian, pemberdayaan perempuan, lingkungan hidup yang lebih baik, bisnis yang mengedepankan etika serta tata kelola, berikut transformasi pendidikan dan pengajaran,” katanya menjelaskan.

Sejumlah pilar usaha, dengan tidak melupakan dari mana dan bagaimana Sinar Mas bermula, yakni dari usaha berskala UMKM, telah memberikan pendampingan ke berbagai potensi masyarakat sekitar, berupaya menaikkelaskan mereka menjadi bisnis yang berkelanjutan.

“Kami berupaya membawa mereka masuk ke dalam rantai pasok perusahaan yang lebih besar lewat skema inclusive closed loop flying wheel,” ujarnya.

Berkat upaya bersama, lintas perusahaan di bawah Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia, inisiatif ini oleh Presiden Jokowi dijadikan landasan bagi Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas.

Baca Juga :  Kongres Partai Komunis China Dukung Pemerintahan Xi Jinping

Beberapa pilar usaha Sinar Mas yang tergabung dalam IGCN seperti APP Sinar Mas, Sinar Mas Agribusiness and Food, dan Sinar Mas Land telah mengembangkan inisiatif bisnis yang berpadupadan dengan aspek lingkungan, sosial, berikut tata kelola yang [email protected]

Sc/fd/timEGINDO.co

Bagikan :