Banyu Asin | EGINDO.com – Pemerintah terus memperkuat kapasitas produksi bibit guna mendukung rehabilitasi hutan dan lahan serta mempercepat gerakan penghijauan di berbagai daerah. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam siaran pers Asia Pulp and Paper (APP) yang dilansir EGINDO.com pada Kamis (27/8/2026) menyebutkan, langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dimana pada Jumat (7/8/2026) lalu fasilitas yang memiliki kapasitas produksi hingga 10 juta bibit per tahun ini diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung program penanaman pohon dan pemulihan lingkungan di Indonesia.
Peresmian dilakukan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Ariza Patria, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Diah Murtiningsih, serta Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kehutanan berkelanjutan.
Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan bagian dari jaringan persemaian nasional Kementerian Kehutanan yang saat ini terdiri atas 59 fasilitas, yaitu 9 pusat persemaian dan 50 unit persemaian. Dibangun di atas lahan seluas 60.000 meter persegi, fasilitas ini dirancang untuk memproduksi beragam jenis bibit, mulai dari tanaman kayu, tanaman serbaguna, tanaman endemik, hingga tanaman estetika yang memiliki nilai ekologis penting untuk mendukung penghijauan dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Pembangunan pusat persemaian yang berlangsung pada periode 2023 hingga 2025 merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan APP Group. Melalui kemitraan ini, pusat persemaian menyediakan bibit berkualitas untuk mendukung rehabilitasi hutan dan lahan, kegiatan penghijauan, serta pengembangan agroforestri di berbagai wilayah. Kolaborasi tersebut juga menjadi wujud komitmen bersama dalam mempercepat upaya pemulihan lingkungan dan pembangunan lanskap hijau yang berkelanjutan.
Ke depan, Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo akan menyediakan bibit secara gratis bagi masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, instansi pemerintah, TNI/Polri, Pramuka, serta berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon.
Kehadiran fasilitas ini turut mendukung Gerakan Penanaman Ratusan Juta Pohon dan program strategis nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan mengadopsi pendekatan produksi modern dan berbasis teknologi, pusat persemaian ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas bibit, efisiensi pengelolaan, dan efektivitas distribusi untuk memperluas manfaat penghijauan di seluruh Indonesia.@
Rel/fd/timEGINDO.com