Antisipasi Kemacetan Menuju Tempat Rekreasi Favorit

ilustrasi mudik lebaran
ilustrasi mudik lebaran

Jakarta | EGINDO.co – Para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dibidang lalu lintas dan angkutan Jalan konsentrasi memberikan pelayanan mudik dgn cara menerapkan pola manejemen pengaturan baik dengan skema One Way, Contra flow maupun Ganjil – Genap.

Secara tehnis pelaksanaan One way ( SSA ) bersamaan dengan Ganjil – Genap, kemudian sekali – sekali menerapkan Contra Flow. Secara umum pola tersebut mampu menciptakan pola pengaturan yang relatif cukup efektif walaupun ada catatan beberapa ruas penggal jalan terjadi kemacetan.

Puncak arus mudik tgl 28 April 2022 terjadi kemacetan di tol Jalarta – Cikampek yang disebabkan oleh pertemuan
arus tol layang MBZ dengan jalan tol dibawah, parkir kendaraan
dpinggir jalan dan padatnya Rest Area.

Pada tgl 29 April 2022 terjadi kemacetan di tol Cipularang dari arah Bandung menuju arah barat Jakarta dstnya, info awal disebabkan oleh dampak dari pelaksanaan One Way dan ada ekses blokade jln menuju arah Bandung ( Km 70 Cikampek arah Bandung ), walaupun pada akhirnya dapat ditanggulangi dengan diberikan pengertian.

Terjadi kemacetan juga di tol Jakarta merak akibat terjadi penumpukan arus lalu lintas mendekati pelabuhan Merak, disebabkan keterbatasan Armada laut (Kapal barang & orang).

Puncak arus mudik pada hari ketiga secara umum relatif cukup meriah namun cikup terkendali walaupun mungkin ada dibeberapa daerah mengalami kepadatan (Solo, Yogya, Semarang dsbnya) karena pemudik yg sd sampai kampung halaman termasuk daerah – daerah lain. Setelah para pemudik sampai ke kampung halaman masing – masing, yang perlu diantisipasi adalah tempat – tempat rekreasi terutama di Jakarta (TMII, ANCOL, Kebon Binatang Ragunan), Jawa Barat di Pusat rekresi Puncak dan spot lain di masing – masing daerah yg memiliki destinasi pariwisata. Harus dipersipankan juga pola pengaturan lalu lintasnya dengan pola yg disesuaikan dgn lokasi tempat rekresasi (Buka tutup,SSA dan pola pola lain).

Pada hari H + 1 lebaran dimungkinkan masyarakat Jakarta akan sebagian akan berekreasi ke Wilayah Jawa Barat, dan sebaliknya masyarakat ke Jakarta.
Tempat – tempat obyek wisata atau rekreasi harus disiapkan pola pengaturan lalu lintas disesuaikan dgn
karakteristik masing. Polanya saya kira tidak jauh berbeda, karena pengalaman tahun- tahun sebelumnya sebelum pandemi animo masyarakat ke tempat rekreasi cukup tinggi.

TimEGINDO.co/Dum Akbp ( P ) Budiyanto SSOS.MH (Pemerhati masalah transportasi dan Hukum).

Scroll to Top