Jakarta|EGINDO.co Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menerapkan sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Meski Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan aktivitas vulkanik di Lampung Selatan tersebut tidak memicu potensi tsunami, sebaran debu halus yang mulai terdeteksi di wilayah Jabodetabek sejak dua hari terakhir dinilai berisiko mengganggu kesehatan dan saluran pernapasan.
Guna menekan dampak buruk bagi warga Ibu Kota, berikut adalah sederet kebijakan resmi yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta:
-
Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
Dinas Pendidikan DKI Jakarta resmi memberlakukan sistem PJJ bagi seluruh satuan pendidikan mulai Senin (7/9/2026). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik yang terbit pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil untuk melindungi warga sekolah dari partikel abu berukuran mikro yang rentan terhirup.
-
Pengetatan Durasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB)
Pada kegiatan HBKB di koridor Sudirman-Thamrin hari Minggu (6/9/2026), masyarakat diimbau untuk membubarkan diri dan meninggalkan lokasi lebih awal pada pukul 09.00 WIB dari jadwal normal yang seharusnya selesai pukul 10.00 WIB. Pemprov DKI belum merilis keputusan resmi terkait penyelenggaraan HBKB untuk pekan berikutnya.
-
Penyemprotan Udara Menggunakan Mobil Water Mist
Langkah preventif penekanan partikel debu di udara dilakukan secara serentak di lima wilayah kota administratif sejak Minggu (6/9/2026). Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menjelaskan bahwa armada water mist dikerahkan ke titik-titik utama untuk mengendalikan kualitas udara, meliputi:
-
Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso (Tanjung Priok-Cempaka Mas), Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pluit.
-
Jakarta Pusat: Koridor Cempaka Mas hingga Green Pramuka.
-
Jakarta Timur: Jalur Green Pramuka-UKI dan Terminal Kampung Melayu-PGC Cawang.
-
Jakarta Selatan: Jalan HR Rasuna Said (KPK-Pejaten Village) serta Jalan MT Haryono-Semanggi.
-
Jakarta Barat: Sejumlah ruas Jalan Slipi, Tomang, dan area sekitarnya. (Sn)
-