Anomali Arus Balik Perlu Perhatian & Attensi

IMG_20220506_044618

Jakarta | EGINDO.co – Jumlah pemudik tahun ini luar biasa karena adanya peningkatan jumlah yang cukup signifikan . Jika dibandingkan libur lebaran tahun 2019, kenaikan mencapai 40 %, kemudian jika dibandingkan tahun 2021, kenaikan dapat mencapai 100 % lebih.

Para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di bidang lalu lintas dan angkutan Jalan telah mempersiapkan dan mengimplementasikan manajemen pola pengaturan baik dengan skema One Way, Ganjiil – Genap dan Contra flow untuk mengakomodir atau memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mereka melaksanakan mudik berjalan dengan lancar, aman dan terkendali.

Persiapan yang sudah matang ternyata belum mampu menjawab tantangan yang berkaitan dengan masalah kemacetan. Hal ini berkaitan dengan masih didapatkan beberapa titik ruas penggal jalan yg mengalami kemacetan. Menjadi catatan evaluasi dengan adanya kemacetan tersebut sudah barang tentu banyak akses jalan kecil yang digunakan oleh para pengguna jalan yang terjebak kemacetan.

Bagaikan teori air mengalir bahwa apabila mereka tersumbat pasti akan mencari ruang – ruang lalu lintas yg kosong. Inilah yang kadang – kadang lepas dari jangkauan perhatian aparat. Akses – akses jalan yang sudah dipersiapkan tidak mampu menampung volume kendaraan yang begitu tinggi. Termasuk prediksi arus mudik yg diperkirakan tgl 28 April sd 1 Mei 2022, ternyata ada pergeseran waktu dimana saya melihat H+ 2 Situasi mudik masih cukup meriah. Inilah anomali yg terjadi baik itu yang berkaitan prediksi waktu puncak mudik dan akses – akses jalan yang dilewati akibat dampak dari diberlakukannya pola pengaturan One Way, banyak akses – akses jalan kecil yang dilewati oleh para pemudik.

Situasi seperti ini bisa terjadi pada saat arus balik prediksi tangal 6 Mei sampai dengan 8 Mei 2022, tidak menutup kemungkinan dapat bergeser waktunya bisa sampai tgl 9 atau 10 Mei 2022, inilah yang perlu diatensi bersama. Situasi anomali yang terjadi saat mudik berkaitan dengan prediksi waktu dan akses jalan utama menjadi prioritas Pengamanan bisa bergeser.

Para pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dibidang lalu lintas harus mampu memprediksi situasi anomali tersebut sehingga sudah mempersiapkan Plan A, B dstnya.

Situasi lalu lintas sangat dinamis sehingga perlu diantisipasi dengan pola – pola yang dinamis pula. Inget bahwa situasi yg dinamis dapat berdampak pada anomali situasi arus lalu lintas.

TimEGINDO.co/DumAkbp ( Purn ) Budiyanto SSOS.MH ( Pemerhati masalah transportasi dan Hukum).

Scroll to Top