ALFI Sumut Dorong Percepatan Penggunaan X-Ray di Pelabuhan Belawan, Tekan Biaya Logistik

Kepala KP Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro, bersama Ketua DPW Gafeksi/ILFA Sumut, Surianto, dan jajaran pengurus saat audiensi
Kepala KP Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro, bersama Ketua DPW Gafeksi/ILFA Sumut, Surianto, dan jajaran pengurus saat audiensi

Medan | EGINDO.com – Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Seluruh Indonesia/Indonesian Logistic and Forwarding Association Sumatera Utara (DPW Gafeksi/ILFA Sumut) meminta Kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KP-BC) Belawan segera merealisasikan pengoperasian alat pemindai modern X-Ray di Pelabuhan Belawan. Penggunaan alat tersebut dinilai akan mempercepat proses pemeriksaan barang, menekan biaya logistik, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kinerja pelabuhan.

Ketua DPW Gafeksi/ILFA Sumut, Surianto, mengatakan informasi mengenai rencana pengoperasian X-Ray itu disampaikan langsung Kepala KP-BC Belawan, Agus Sujendro, saat menerima audiensi pengurus DPW ALFI/ILFA Sumut beberapa waktu lalu. “Saat kami melakukan audiensi dengan Kepala BC Belawan, beliau menginformasikan pihaknya akan mengoperasikan alat pemindai barang modern berupa X-Ray di Pelabuhan Belawan,” kata Surianto pada Jumat (8/5/2026) kemarin Sekretariat DPW ALFI/ILFA Sumut, Jalan Cemara Medan.

Menurutnya, penggunaan X-Ray akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus barang di pelabuhan. Proses pemeriksaan yang lebih cepat dinilai mampu mengurangi dwelling time dan meningkatkan efisiensi layanan logistik. Disebutkannya modernisasi sistem pemeriksaan barang juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen melalui penguatan sektor logistik dan pelabuhan.

Penggunaan X-Ray akan memangkas waktu pemeriksaan barang yang pada akhirnya menekan biaya logistik dan mendongkrak produktivitas pelabuhan. Selain itu, penggunaan alat pemindai modern juga dinilai dapat meningkatkan kepercayaan pengguna jasa pelabuhan dan mitra bisnis karena sistem pengawasan menjadi lebih transparan dan sesuai standar internasional.

Surianto menjelaskan, penerapan teknologi X-Ray juga merupakan bagian dari implementasi regulasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code yang mengatur peningkatan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan internasional. ISPS Code mensyaratkan proses pemeriksaan barang menggunakan X-Ray untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan.

Ditegaskannya pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan mendukung langkah KP-BC Belawan dalam melakukan peningkatan teknologi pemeriksaan barang di pelabuhan. Diharapkan pengoperasian X-Ray di Pelabuhan Belawan dapat mulai diterapkan pada awal Juni 2026.

Sementara itu, Kepala KP-BC Belawan, Agus Sujendro, membenarkan pihaknya tengah mempersiapkan pengoperasian alat X-Ray di Pelabuhan Utama Belawan. Saat ini masih proses uji coba, untuk kemudian dievaluasi implementasinya. Pelabuhan Belawan sendiri merupakan pintu gerbang utama jalur laut di Sumatera Utara yang memiliki peran strategis dalam menopang aktivitas perdagangan dan perekonomian daerah.@

Rel/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top