Medan | EGINDO.com – Akiong (53), warga Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara, tewas tertabrak kereta api di Kabupaten Batu Bara. Akiong merupakan pemilik gudang barang bekas (botot) tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, pada hari ini Senin (1/6/2026) pagi.
Informasi yang berhasil dihimpun EGINDO.com menyebutkan korban diketahui merupakan pemilik gudang penyimpanan barang bekas yang berada di Desa Pakam Raya. Disebutkan sebelum kejadian, korban sedang menunggu karyawannya datang untuk membuka gudang miliknya.
Peristiwa naas yang menimpa Akiong terjadi sekira pukul 08.45 WIB di perlintasan kereta api Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, Kereta Api Datuk Belambang BB 203 7801 saat itu melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Kuala Tanjung.
Ketika tiba di lokasi kejadian, korban yang berjalan kaki datang dari sisi kanan rel dan berusaha menyeberang ke sisi kiri rel. Diduga korban tidak menyadari datangnya kereta api yang melaju kencang sehingga langsung tertabrak dan terpental dari lokasi benturan. Akibat benturan keras tersebut, korban terpental ke sisi kiri rel dari arah Tebing Tinggi dan mengalami luka fatal yang menyebabkan meninggal dunia di tempat.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Batu Bara, AKP Simon Simatupang, didampingi Kasi Humas AKP P Tamba, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Menurutnya, korban meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Datuk Belambang BB 203 yang dikemudikan masinis Saptani.@
Bs/timEGINDO.com