Airbus UK Raih Kontrak $194 Juta untuk Rover Mars

Ilustrasi Rover Mars
Ilustrasi Rover Mars

London | EGINDO.co – Cabang Airbus di Inggris telah memenangkan kontrak senilai 150 juta pound ($194 juta) dari Badan Antariksa Eropa untuk membangun landasan pendaratan bagi wahana penjelajah pertama buatan Inggris yang akan mendarat di Mars pada tahun 2030.

Wahana penjelajah Rosalind Franklin, yang dibangun antara tahun 2018 dan 2019 oleh para insinyur Airbus di Inggris, telah dibatalkan keberangkatannya pada bulan September 2022 ke planet merah tersebut karena pembatalan perjalanan roket Rusia sebagai akibat dari konflik Ukraina.

Inggris mengatakan Badan Antariksa Inggris bekerja sama dengan mitra global untuk mengganti komponen Rusia, termasuk landasan pendaratan yang, setelah pemberian kontrak, akan dibangun di fasilitas Airbus di Stevenage, Inggris tenggara.

Baca Juga :  Kemudahan Akses, Integrasi Stasiun Dengan Bus Transjakarta

Teknisi Airbus akan merancang sistem mekanis, termal, dan propulsi untuk pendaratan wahana penjelajah 2030, yang akan diluncurkan pada tahun 2028.

“Contoh inspiratif dari sains Inggris kelas dunia ini akan membawa kita selangkah lebih dekat untuk menjawab pertanyaan yang telah lama diajukan tentang potensi kehidupan di Mars,” kata menteri teknologi Peter Kyle dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

Wahana penjelajah ini bertugas menjelajahi Mars dan mengebor sedalam dua meter (6,56 kaki) ke dalam tanah untuk mencari bukti kehidupan masa lalu, termasuk mikroba yang telah menjadi fosil. Wahana ini akan menjadi wahana penjelajah buatan Eropa pertama yang mendarat di Mars, kata pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Laba Emiten INKP & TKIM Naik, Kertas Budaya Milik INKP Turun Tipis

Amerika Serikat adalah negara terakhir yang mengirim wahana penjelajah ke Mars pada tahun 2021, ketika Perseverance milik NASA mengumpulkan sampel yang mengonfirmasi keberadaan sedimen danau purba.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top