Singapura | EGINDO.co – Atlet wushu asal Singapura, Ng Zhe Nin, meraih medali emas bersejarah pada hari Selasa (3 November) dalam nomor gabungan taijiquan putri di ajang Olimpiade Remaja 2026 yang berlangsung di Dakar, ibu kota Senegal.
Ini merupakan kali pertama wushu dimasukkan ke dalam program Olimpiade sebagai cabang olahraga yang memperebutkan medali. Ng berhasil mengamankan medali emas di Dakar Expo Center dengan total skor gabungan 18,713 poin.
Atlet berusia 16 tahun ini menempati posisi pertama dalam nomor taijishan dengan perolehan 9,353 poin, kemudian memimpin di nomor taijiquan dengan skor 9,360 poin.
“Saya sangat senang dan bangga, serta merasa lega karena akhirnya bisa menyelesaikan semuanya dan meraih medali emas,” ujar Ng seraya menyampaikan terima kasih kepada para pendukungnya.
“Ada banyak suka duka dan latihan tanpa kenal lelah yang telah saya lalui. Namun, banyak orang yang mendukung saya sepanjang perjalanan ini, dan saya sangat berterima kasih kepada mereka semua.”
Menteri Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda, David Neo, memberikan ucapan selamat kepada Ng atas kemenangannya. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia menyebut pencapaian tersebut sebagai “prestasi bersejarah” dan memuji “penampilan luar biasa” yang ditunjukkan oleh Ng.
“Kerja bagus, Zhe Nin! Kami bangga padamu,” tulisnya.
Ng, yang mulai berlatih wushu sejak usia 10 tahun, telah mengoleksi berbagai medali di kancah internasional.
Pada tahun 2024, ia berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perak dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior pertamanya.
Ia juga sukses membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak pada ajang serupa tahun ini di Tianjin, Tiongkok.
Menjelang Olimpiade Remaja tahun ini, Ng mengungkapkan bahwa ia menjalani latihan dua kali sehari.
“Saya menghabiskan sepanjang hari di pusat pelatihan, bahkan tidur dan makan di sana,” tuturnya. “Saya telah memberikan yang terbaik, dan pencapaian ini sangat berarti bagi saya karena saya telah berlatih dengan sangat keras untuk ini.” Kemenangan Ng menandai perolehan medali pertama bagi Singapura dalam ajang Olimpiade Remaja (Youth Olympic Games) edisi ini, sekaligus menjadi medali emas pertama yang diraih negara tersebut di Olimpiade Remaja Musim Panas sejak tahun 2014.
Sebelumnya, medali emas untuk Singapura di Olimpiade Remaja Musim Panas yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok, diraih pada tahun 2014 melalui atlet layar Samantha Yom dan Bernie Chin, yang masing-masing memenangkan nomor Byte CII kategori putri dan putra.
Pesenam Singapura, Tamara Ong, juga sempat meraih medali emas pada Olimpiade Remaja Musim Panas Buenos Aires 2018 sebagai bagian dari tim yang terdiri dari atlet berbagai negara; namun, medali dari nomor seperti itu tidak dihitung dalam perolehan medali keseluruhan suatu negara.
Tahun ini, Singapura mengirimkan 14 atlet untuk berkompetisi dalam sembilan cabang olahraga di Dakar, termasuk layar, tenis meja, dan bulu tangkis.
Ajang yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 13 November ini sedianya dijadwalkan pada tahun 2022, namun sempat ditunda akibat pandemi COVID-19.
Sumber : CNA/SL