Perez Menyebut Kontrak Cadillac Akan Menjadi Kontrak F1 Terakhirnya

Sergio Perez
Sergio Perez

Mexico City | EGINDO.co – Sergio Perez mengatakan pada hari Kamis bahwa perpanjangan kontraknya dengan Cadillac—yang baru saja diumumkan—akan menjadi kontrak terakhirnya di Formula 1. Pernyataan ini disampaikan saat pembalap asal Meksiko tersebut bersiap untuk mencatatkan start Grand Prix ke-300 di hadapan para penggemar tuan rumah akhir pekan ini.

Pembalap berusia 36 tahun itu, yang kembali berkompetisi musim ini setelah sempat absen selama satu tahun menyusul kepergiannya dari Red Bull pada akhir 2024, mengungkapkan bahwa anak-anaknya menjadi alasan utama di balik keputusannya untuk membatasi sisa kariernya hingga tiga tahun ke depan.

“Saya mencintai olahraga ini dan ini adalah hasrat saya. Saya sebenarnya bisa saja bertahan 10 tahun lagi karena saya sangat menikmati apa yang saya lakukan,” ujar Perez kepada para wartawan.

“Namun, saya juga telah mencapai usia di mana anak-anak saya—yang merupakan hal terpenting dalam hidup saya—akan berada pada fase-fase krusial dalam kehidupan mereka, dan saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama mereka. Saya yakin bahwa tiga tahun ke depan ini akan menjadi kontrak terakhir saya.”

Alih-alih mengejar kursi di tim yang bisa menawarkan kesuksesan instan, Perez menyebut kesempatan untuk membangun sebuah tim dari nol sebagai tantangan paling menarik di tahun-tahun terakhir kariernya.

“Saat ini, tidak ada hal yang lebih memotivasi daripada menciptakan sesuatu yang baru bersama merek besar seperti Cadillac,” katanya.

Tim asal Amerika Serikat tersebut memang mengalami kesulitan di musim debut mereka; saat ini mereka menempati posisi juru kunci dalam klasemen konstruktor tanpa satu pun poin setelah 18 seri balapan.

Perez mengaku bersemangat untuk membantu mentransformasi tim dalam beberapa bulan ke depan, namun ia tidak terlalu optimistis mengenai peluang mereka meraih poin pertama di balapan kandangnya, seraya mengatakan bahwa mereka “membutuhkan sebuah keajaiban”.

Terlepas dari kesulitan yang dihadapi Cadillac, Perez tetap menjadi sosok yang sangat dinanti-nantikan di negaranya. Pada hari Rabu, sekitar 100.000 penggemar hadir untuk menyaksikan demonstrasi mobil balap di Paseo de la Reforma, Mexico City. Ribuan penggemar lainnya pun diperkirakan akan memadati Autodromo Hermanos Rodriguez akhir pekan ini dengan sorak-sorai dan kemeriahan.

“Sungguh luar biasa bisa mencapai 300 balapan, apalagi momen ini terjadi di Meksiko,” kata Perez. “Jika melihat hasilnya, kami adalah tim juru kunci, tetapi antusiasme di sini terasa seperti saat saya sedang berjuang untuk meraih kemenangan.”

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top