Saham Robinhood Turun Karena Pasar Kripto Lesu Bikin Laba Meleset

Saham Robinhood Turun
Saham Robinhood Turun

Menlo Park, CA | EGINDO.co – Saham Robinhood turun 8 persen dalam perdagangan pra-pasar pada hari Rabu, setelah kelesuan berkepanjangan di pasar kripto menyebabkan laba kuartal ketiga platform perdagangan tersebut berada di bawah ekspektasi Wall Street.

Pasar kripto berada di bawah tekanan tahun ini akibat perubahan ekspektasi terhadap suku bunga AS, arus keluar dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin, serta sikap menghindari risiko yang membuat investor gelisah dan memicu gelombang aksi jual.

Berikut rincian lebih lanjutnya:

• Pendapatan Robinhood dari mata uang kripto turun 55 persen pada kuartal ketiga menjadi $120 juta.

• Kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik menambah kekhawatiran pasar, sementara volatilitas yang meningkat mendorong para pedagang ritel untuk menarik diri dari taruhan spekulatif.

• Laba per saham kuartalan Robinhood turun 16 persen menjadi 51 sen, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 55 sen, menurut estimasi yang dihimpun oleh LSEG.

• Bitcoin, aset digital terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, telah turun hampir 28 persen selama 3 bulan terakhir.

• Meskipun terjadi volatilitas pada kuartal tersebut, para analis Wall Street tetap optimistis mengenai prospek pertumbuhan jangka panjang Robinhood.

• “Kami melihat bisnis pialang utama Robinhood terus berkinerja baik dalam kondisi yang menurut kami hampir sempurna bagi para pedagang ritel,” tulis Kenneth Worthington dari J.P. Morgan dalam sebuah catatan.

• Perusahaan yang dulunya sangat bergantung pada pendapatan transaksi yang sensitif terhadap pasar dan sentimen pedagang ritel ini telah memperluas penawaran produknya secara pesat dalam beberapa tahun terakhir, mengembangkan bisnisnya menjadi perusahaan jasa keuangan dengan layanan lengkap.

• Total pendapatan bersih perusahaan meningkat 12 persen pada kuartal ketiga menjadi $1,42 miliar.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top