Jakarta | EGINDO.com – Bersatu padamkan Karhutla, PT Arara Abadi, TNI/Polri dan masyarakat, Ratusan Titik Panas Kepung Konsesi Sinarmas. Ancaman kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari provinsi tetangga kembali membayangi langit Indonesia.
Tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Arara Abadi, Unit Usaha APP Group, bersama unsur TNI/Polri dan masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Kebakaran tersebut terdeteksi oleh Tim Patroli PT Arara Abadi dengan lokasi kebakaran berada sekitar 1 kilometer di luar batas konsesi PT Arara Abadi. Sebagai langkah antisipasi agar api tidak berkembang dan berpotensi meluas ke wilayah sekitar, termasuk ancaman terhadap konsesi, perusahaan segera mengerahkan 1 Tim Reaksi Cepat (TRC) dan 1 Regu Pemadam Kebakaran (RPK) ke lokasi untuk melakukan pemadaman bersama TNI/Polri dan masyarakat.
Deteksi dini dan respons cepat. Koordinator Operasional penanganan Karhutla PT Arara Abadi, Angga Syafrianto kepada media mengatakan bahwa deteksi dini melalui kegiatan patroli menjadi bagian penting dalam upaya perusahaan merespons setiap indikasi kebakaran, termasuk kebakaran yang terjadi di luar wilayah konsesi perusahaan.
“Begitu titik api terdeteksi oleh tim patroli pada sore hari, kami langsung melakukan pengecekan dan mengerahkan Tim Reaksi Cepat serta Regu Pemadam Kebakaran menuju lokasi. Penanganan dilakukan bersama masyarakat dan Anggota TNI/Polri untuk memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang lebih luas,” kata Angga.
Menurutnya, kondisi api berhasil dikontrol sepenuhnya dan tim memutuskan kegiatan pemadaman aktif dan melakukan penyisiran serta pemantauan guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali muncul. Tim tetap akan melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada potensi api kembali menyala.
“Prinsip kami adalah memastikan setiap kejadian ditangani secara cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan personel serta masyarakat,” tambahnya.
FOM Head PT Arara Abadi, Richard Sudinardo, menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak, terutama ketika kejadian berlangsung di luar konsesi wilayah operasional perusahaan.
“Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan yang membutuhkan respons bersama. PT Arara Abadi berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan TNI/Polri, pemerintah setempat, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla,” kata Richard.
Ia menjelaskan, pengerahan personel perusahaan ke lokasi yang berada di luar konsesi merupakan bagian dari upaya membantu pengendalian kebakaran dan mencegah potensi meluasnya api ke wilayah lain, mengingat PT Arara Abadi selama ini berkomitmen akan membantu pemadaman lahan diluar konsesi perusahaan sampai berjarak batas 5 km dari batas luar konsesi perusahaan.@
Bs/fd/timEGINDO.com