WNI di Arab Saudi Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan, Usai Serangan Houthi

Suasana malam hari di pusat kota Makkah yang ramai. (Foto: Fadmin Malau)
Suasana malam hari di pusat kota Makkah yang ramai. (Foto: Fadmin Malau)

Jakarta | EGINDO.com – Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, usai terjadi serangan Houthi oleh kelompok Houthi, Yaman, yang menyerang Bandara King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, hingga menewaskan 12 orang.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh meminta WNI menghindari perjalanan ke Bandara King Khalid. “Sehubungan dengan situasi terkini, seluruh WNI di Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah yang berpotensi menjadi titik kerawanan, serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial,” demikian pernyataan KBRI di Riyadh lewat Instagram resminya, pada Minggu (11/10/2026) yang dikutip EGINDO.com.

WNI diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. KBRI mengimbau WNI tetap berada di lokasi yang aman. WNI juga diimbau mematuhi arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, KBRI Riyadh, pihak bandara, dan maskapai terkait.

Sebagaimana diberitakan EGINDO.com hari ini ada sebanyak 12 orang tewas akibat serangan kelompok Houthi, Yaman, terhadap Bandara King Khalid, Riyadh. Sementara 309 orang lainnya terluka.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top